ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PEDULI KESEHATAN
WIDI ANDRIASTUTI (adv. Prof. Dr. Basu Swastha Dh., MBA), Prof. Dr. Basu Swastha Dh., MBA
Kesehatan merupakan salah satu komponen mutu modal manusia dalan Jembangunan dan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia. Statu (esehatan yang lebih baik secara relatif diinginkan oleh setiap individu manusi; fang hidup di muka bumi ini. Setiap individu akan berusaha mencapai statu (esehatan tersebut dengan melakukan investasi dan atau mengkonsumsi sejumlal Jroduk baik berupa barang maupun jasa kesehatan (Wi sana, 2001). Hal tersebu nenjadi dasar yang penting bagi pemasar untuk memahami bagaimana perilaki wnsumen dalam tindakannya terhadap kesehatan dan upaya untuk merawa (esehatan. Dengan memahami perilaku tersebut maka pemasar dapat memaharn wnsumen dan selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar untuk mempengaruh wnsumen dengan menciptakan produk baik berupa barang maupun jasa yanJ Jerkaitan dengan kesehatan.
Penelitian mengenai perilaku peduli kesehatan ini merupakan replikasi dar Jenelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Jayanti dan Bums (1998) dengm nenggunakan setting yang berbeda. Peduli kesehatan mengacu pada perilakl fang memperpanjang kesehatan seseorang dan melakukan olahraga yang akm nengurangi teIjangkitnya suatu penyakit (Jayanti and Bums, 1998). Lebih lanju iijelaskan bahwa tindakan-tindakan seseorang yang peduli kesehatan in ergantung pada berbagai faktor yang mempengarnhinya. Faktor-faktor yanl lijelaskan sebagai determinan bagi perilaku peduli kesehatan dalam penelitian in neliputi nilai kesehatan, self efficacy, response efficacy, motivasi kesehatan Jengetahuan kesehatan, dan kesadaran kesehatan.
Penelitian ini menggunakan sampel karyawan yang bekeIja di instans ;wasta maupun pemerintah yang berada di Kota Surakarta. Teknik yanl ligunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling di mana responde) rang dipilih harns memenuhi kriteria yaitu umur di atas 30 tahun dan mempunya ~olongan 3A bagi karyawan yang bekerja di instansi pemerintah serta mempunya )osisi minimal sebagai supervisor bagi karyawan yang bekeIja di instansi swasta.
Kata Kunci : perilaku konsumen, kesehatan