Laporkan Masalah

Analisis Kontribusi Pembentukan Unit Usaha Syariah (Studi Kasus Pada PT Bank DKI)

WICAKSONO, SURYO (Adv.:Boyke Rudi Purnomo, S.E., M.M.), Boyke Rudi Purnomo, S.E., M.M.

2013 | Tesis | S2 Magister Management

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan lembaga perbankan syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia terjadi pada era reformasi, ditandai dengan disetujuinya undang-undang No.10 tahun 1998. Melihat perkembangan perbankan syariah yang cukup pesat dan meningkatnya minat masyarakat, PT. Bank DKI membuka unit usaha syariah (UUS).

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kontribusi dari pembentukan UUS terhadap bank induknya. Data yang diambil merupakan data sekunder sementara tipe datanya adalah time series. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan case study, sementara analisa yang dipergunakan adalah analisa kuantitatif, yaitu dengan mengukur rasio-rasio keuangan UUS yang terdiri dari rasio-rasio: FDR, BOPO, ROA, NPF, dan CAR; serta dengan melihat kontribusi dari dana pihak ketiga, kredit, laba, dan total asset UUS terhadap bank induknya.

Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan rasio-rasio keuangan UUS, serta rasio-rasio tersebut menunjukkan bahwa UUS tersebut memiliki kinerja yang sehat, kecuali pada rasio FDR. Kenaikan nilai DPK, kredit, laba, dan total asset UUS ternyata lebih baik bila dibandingkan dengan bank induknya, sedangkan kontribusi keempat faktor tersebut menunjukkan bahwa kontribusi UUS terhadap bank induknya menunjukkan peningkatan yang signifikan.

As a country with Moslem as majority citizen, Indonesia have a huge potency to develop sharia banking institution. Development of sharia banking in Indonesia was occurred in the reformation era, and it was signed with the agreement of undangundang No.10 tahun 1998. Concerned to the rapid development of sharia banking and the increaseness of people interest, PT. Bank DKI were established sharia business unit (SBU).

This research is made to analyze the contribution of the establishment of SBU to its main bank. Data that is taken is secondary data meanwhile the type of data is time series. This reserch is done with case study approach meanwhile the analysis that is used is quantitative anaysis, that is by measuring the SBUs finantial ratios: FDR, BOPO, ROA, NPF, and CAR; and also by seeing the contribution of third party fund, credit, profit, and total asset to the main bank.

From the researchs result it is found that excalation occur in SBU financials ratios, and those ratios also explain that SBU have a healthy performance, except for FDR. Excalation of third party fund, credit, profit, and total asset are better than it is main bank, meanwhile the contribution of those factors show that SBUs contribution are excalate significanly.

Kata Kunci : Perbankan syariah, unit usaha syariah (UUS), rasio keuangan UUS, kontribusi UUS, Sharia banking, sharia business unit (SBU), SBUs financial ratios, SBUs contribution.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.