Laporkan Masalah

PENILAIAN ATAS KETEPATWAKTUAN LAPORAN AUDIT DI INDONESIA: BUKTI DARI PERUSAHAAN TERDAFTAR DI INDEKS LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA UNTUK PERIODE 2009-2011

WERDININGSIH, STEFANI DIAN (Adv.: Gunawan Wibisono, S.E., M.Ecc., Ak.), Gunawan Wibisono, S.E., M.Ecc., Ak.

2013 | Skripsi | S1 Accounting

Kualitatif karakteristik dari laporan keuangan adalah relevan dan perwujudannya dapat dilihat dari ketepatwaktuan pelaporan keuangan tersebut. Ketepatwaktuan laporan keuangan adalah suatu kelengkapan bagi manfaatnya. Dalam peneliutian ini, ketepatwaktuan laporan keuangan dinilai dari perioode keterlambatan penyampaian laporan audit yang diterbitkan dihitung dari tanggal laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dari ukuran perusahaan, tipe industri, ukuran kantor akuntan publik, tingkat probabilitas, tingkat leverage, financial restatement, dan probabilitas kebangkrutan terhadap audit report lag terhadap perusahaan yang terdaftar di indeks LQ-45 dalam Bursa Saham Indonesia.

LQ-45 adalah populasi dalam penelitian ini karena perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam indeks ini mempunyai modal yang sangat besar dan sahamnya aktif diperdagangkan. Penelitian ini berfokus pada perusahaan yang sangat baik, dimana perusahaan-perusahaan tersebut adalah yang terbaik di industrinya. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dengan 102 laporan keuangan dari 34 perusahaan yang tercatat di indeks LQ-45 di BEI selama tahun 2009-2011 berturut-turut. Model penelitian dalam penelitian ini menggunakan multiple regression model untuk membuktikan hipotesis.

The qualitative characteristics attribute of financial statement is its relevancy, and that manifestation can be seen from the timeliness of the reporting. The timeliness of financial report is an important attribute of its usefulness. In this research, timeliness of financial report is judged from the lag of audit report published since the end of companyÂ’s fiscal year. This research proposed to empirically examine the influence of company size, type of industry, accounting firm size, level of profitability, level of leverage, financial restatement, and bankruptcy probability towards audit report lag from the company listed in LQ-45 index in Indonesia Stock Exchange.

LQ-45 index chosen as the population since the companies listed in that index have high market capitalization and the stock is actively traded. This research focused on high-profile companies, the leader on its industry. Data used are secondary data from 102 financial statements from 34 companies that listed 3 consecutive years in LQ-45 index in IDX since 2009-2011. Multiple regression model is conducted to prove the hypothesis.

Kata Kunci : Audit report lag, company size, type of industry, accounting firm size, level of profitability, level of leverage, financial restatement, bankruptcy probability, ukuran perusahaan, tipe industri, ukuran kantor akuntan publik, tingkat probabilitas, tingkat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.