Laporkan Masalah

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Penggunaan ATM (studi Kasus Pada Nasabah Pengguna ATM BRI di Maospati Magetan)

WATI, RENNI MELIA (Adv.: Sony Warsono, Dr., MAFIS.), Sony Warsono, Dr., MAFIS.

2012 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Penerapan penggunaan ATM di lingkungan TNI dan POLRI sebagai akibat dari kebijakan pemerintah terkait dengan remunerasi yang mulai cair Januari 2011 yang lalu menyebabkan gaji yang biasanya diberikan secara tunai sekarang langsung masuk ke rekening masing-masing personel TNI dan POLRI, dalam penelitian ini adalah personel TNI AU yang bertugas di wilayah Maospati, magetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ATM sebagai bagian dari kebijakan remunerasi pemerintah melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dengan menambahkan pengalaman (experience) sebagai variabel eksternal. TAM merupakan suatu model yang menggambarkan tingkat penerimaan terhadap teknologi. Penelitian ini didasarkan pengembangan dari teori TAM oleh Davis dkk (1989) yang kemudian dikembangkan oleh Gardner dan Amoroso (2004) dengan menambah empat variabel eksternal untuk meneliti penerimaan sistem teknologi informasi. Empat variabel eksternal tersebut adalah gender, pengalaman (experience), kerumitan (complexity), dan kesukarelaan (voluntariness). Dalam penelitian ini variable eksternal yang digunakan adalah pengalaman (experience). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Uji Statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Model (SEM). Data dianalisis dengan menggunakan program SmartPLS 2.0. Dari uji statistik dan analisis data diperoleh hasil bahwa faktor yang mempengaruhi penggunaan ATM dalam transaksional sehari-hari yaitu faktor pengalaman (experience), persepsi manfaat (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), sikap menggunakan teknologi (attitude towards using technology), penggunaan ATM (the use of ATM) masing-masing berpengaruh secara signifikan. Dengan demikian, penerapan penggunaan ATM dalam transaksi sehari-hari sebagai akibat dari kebijakan pemerintah dipandang oleh para personel TNI AU yang merupakan nasabah BRI di wilayah Maospati, Magetan sebagai suatu sistem yang mudah digunakan dan bermanfaat dalam melakukan transaksi sehari-hari dengan pengalaman (experience) sebagai faktor yang mempengaruhinya.

Application of the ATM use within the TNI (Indonesian Arm Forces) and the Police Department as a result of government policies relating to remuneration beginning in January 2011 as the last liquid causes the salary in cash as usually given is now directly into the account for each TNI and police personnel, in this study, the Air Force personnel serving in the Maospati region, Magetan. This study aims to determine the factors affecting the use of ATM as part of the remuneration policy approach by the government through using Technology Acceptance Model (TAM) by adding experience as an external variable. TAM is a model describing the level of acceptance of technology. The study was based on the development of the TAM theory by Davis et al (1989) then developed by Gardner and Amoroso (2004) by adding the four external variables to examine the acceptance of information technology systems. Four external variables are gender, experience, complexity, and volunteerism. In this study the use of external variables are experiences. The sample used in this study as many as 100 people. Test of statistics used in this study is the Structural Equation Model (SEM). Data were analyzed using the program of SmartPLS 2.0. Based on the statistical tests and data analysis could be obtained the results that the factors affecting the use of ATM in the daily transactional experience factor, perceived benefits (usefulness), perceived ease of use, the attitude of using technology, the use of ATM, each of them has significant influence. Thus, the application of ATM use in daily transactions as a result of government policy is viewed by the Air Force personnel as the customers of Maospati BRI in the region of Magetan as a system providing them easy to use and useful in conducting daily transactions with experience as influencing factors.

Kata Kunci : ATM, remunerasi, pengalaman, persepsi pengguna, sikap penguna terhadap penggunaan dan penggunaan ATM, ATM, remuneration, Technology Acceptance Model, experience, perceived benefits (usefulness), perceived ease of use, attitude of using technology, the use


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.