PENGARUH RESIKO FINANSIAL DAN RESIKO OPERASI TERHADAP BETA SAHAM SYARIAH DAN BETA SAHAM KONVENSIONAL
Wardani, Kingkin (Adv.: Su'ad Husnan, Dr., M.B.A.), Su'ad Husnan, Dr., M.B.A.
Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Tujuan pertama penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan beta (risiko sistematis) dan risiko finansial antara saham syariah dan saham konvensional yang terdaftar dalam BEI (Bursa Efek Indonesia). Sedangkan tujuan kedua penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh risiko finansial (yang diukur dengan DER) dan risiko operasi (yang diukur dengan CoS) terhadap beta saham syariah dan konvensional yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia.
Penelitian ini menggunakan 2 metode untuk menguji hipotesis yang diajukan peneliti. Metode yang pertama adalah Uji Beda (Independent t-test dan Mann Whitney test) untuk mengetahui rata-rata risiko sistematis (beta) dan rata-rata risiko finansial antara saham syariah dan saham konvensional. Metode yang kedua adalah metode regresi berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh risiko finansial dan risiko operasi terhadap beta (risiko sistematis) saham syariah dan saham konvensional. Sampel dalam penelitian ini adalah saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang tergolong dalam industri manufaktur. Sampel penelitian berjumlah 50 saham selama satu periode (selama empat tahun/2008-2011). Dari keempatpuluh sampel tersebut peneliti mengeliminasi beberapa data yang dinilai tidak memenuhi syarat pemilihan sampel. Setelah melakukan eliminasi terpilihlah 151 observasi yang dijadikan sampel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan : (1) berdasarkan Independent t-test nilai beta saham syariah lebih kecil dan tidak signifikan dari beta saham konvensional. (2) Uji t-statistik menunjukkan bahwa risiko finansial (DER) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap beta saham syariah dan konvensional sedangkan risiko operasi (CoS) tidak berpengaruh terhadap beta saham syariah dan konvensional. (3) Berdasarkan Mann-Whitney test, risiko finansial (DER) saham syariah lebih kecil dan signifikan dibandingkan risiko finansial (DER) saham konvensional.
The purpose of this research is to determine the differences of systematic risk and financial risk between Islamic shares and conventional shares are listed in Indonesia Stock Exchange (BEI). The second purpose is to determine the effect of financial risk and operating risk to beta of the Islamic shares and conventional shares listed in Indonesia Stock Exchange (BEI).
This study uses two methods to test the research hypothesis. The first method is the difference test (independent t-test and Mann Whitney test) to examine average of systematic risk (beta) and the average financial risk between Islamic shares and conventional shares. The second method is multiple regression that used to determine the effect of financial risk and operating risk to the systematics risk (beta) of Islamic shares and conventional shares.
Sample in this research are listed shares on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in the manufacturing industry. Study sample amounted to 50 shares for one period (2008-2011). Amount of sample are 50 shares, data are not eligible so must be eliminated. After eliminated, the number of observations become 151 observation.
The results of this study indicate : (1) based on Independent t-test, the beta value of the islamic shares are not significant smaller than conventional beta stocks. (2) Based on t-test show that financial risk have a positive effect and significant to the beta of Islamic shares and conventional shares, while the operating not affecting the beta of Islamic shares and conventional shares. (3) Based on Mann-Whitney test, the financial risk of Islamic share are smaller and significant than the financial risk of a conventional shares.
Kata Kunci : Beta (Risiko Sistematis), Risiko Finansial, Resiko Operasi, Beta (systematic risk), Financial Risk, , DER (Debt to Equity Ratio) Operating Risk, CoS (Cyclicality of Sales)