Laporkan Masalah

Peran Informasi Akuntansi Sebagai Alat Akuntabilitas Internal,Evaluasi Kinerja Keuangan,Pengambilan Keputusan Keuangan pada Instansi Vertikal Pemerintah Pusat

Wakhid Susilo (Adv.: Rusdi Akbar., M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.), Rusdi Akbar., M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.

2016 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti-bukti empiris mengenai pemanfaatan informasi akuntansi untuk kepentingan internal manajemen di lingkungan instansi vertikal pemerintah pusat dengan cara menguji pengaruh antara kualitas informasi akuntansi dengan akuntabilitas internal, evaluasi kinerja keuangan, dan pengambilan keputusan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui penyebab kualitas informasi akuntansi meningkat dan penyebab informasi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Pengembangan teori dan intepretasi dari penelitian ini diambil dari pendapat Mardiasmo, ketentuan dalam Standar Akuntansi Pemerintahan dan International Public Sector Accounting Standards dan Institutional Isomorphism.

Sampel dalam penelitian ini adalah instansi vertikal di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu kombinasi antara metode kuantitatif dan metode kualitatif dengan strategi explanatory sequential. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier, sedangkan analisis kualitatif menggunakan analisis tematik.

Analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan hasil yang sama bahwa informasi akuntansi belum dimanfaatkan secara optimal karena kualitas informasi akuntansi masih kurang, budaya akuntansi yang kurang, komitmen dan keinginan pejabat pengelola keuangan yang kurang, latar belakang pendidikan staf yang bukan dari akuntansi, pengetahuan di bidang akuntansi yang masih kurang, dan pedoman analisis dan pemanfaatan laporan keuangan yang belum ada. Dilihat dari perspektif teori institutional isomorphism, peningkatan kualitas laporan keuangan dan pemanfaatannya berturut-turut yang menjadi pendorongnya adalah faktor tekanan baik karena dorongan pimpinan maupun peraturan perundang-undangan, meniru apa yang dilakukan instansi lain dan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya laporan keuangan. Berdasarkan hal tersebut agar informasi akuntansi dimanfaatkan secara optimal maka harus ada tekanan.

This research aimed to obtain empirical evidence regarding the use of the accounting information for internal management purposes in the vertical agencies of central government by examining the influence of the quality of accounting information to internal accountability, the evaluation of financial performance, and financial decision making. In further, this study also to determine the cause of increasing of the accounting information quality and other side the cause of the accounting information has not been used optimally. Development theory and interpretation of this study were drawn from Mardiasmo opinion, regulation on the Government Accounting Standard and International Public Sector Acounting Standard, and Institutional Isomorphism.

The sample in this research is a vertical agencies in the city of Yogyakarta, Sleman and Bantul. This study used mixed methods that is a combination of the quantitative methods and qualitative methods with sequential explanatory strategy. Data were obtained through questionnaires and interviews. Quantitative data analysis was done using Linier Regression, while qualitative analysis using thematic analysis.

Quantitative and qualitative data analysis showed similar results that the accounting information has not been used optimally due to the quality of accounting information is still lacking, accounting culture was lacking, commitment and desire to poor financial management officer, the educational background of the staff are not of accounting, knowledge in the field accounting is still lacking, and guidance analysis and utilization of financial statements that does not exist. Viewed from the perspective of the theory of institutional isomorphism, the drivers of improving the quality of financial statements and utilization are the pressure factor urge the leadership and legislation, to imitate what other agencies and the awareness and understanding of the importance of the financial statements. Based on the order of accounting information used optimally, there must be pressure.

Kata Kunci : Kualitas Informasi Akuntansi, Akuntabilitas Internal, Evaluasi Kinerja Keuangan, Pengambilan Keputusan Keuangan, Metode Campuran, Quality of Accounting Information, Internal Accountability, Financial Performance Evaluation, Financial Decision Making, Mixe


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.