Laporkan Masalah

Pengaruh Pendidikan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan Tinggi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 1985-2009

WAHYUNI, REINY TITA (Adv.: Muhammad Adnan Hadjam, Drs., M.A.), WAHYUNI, REINY TITA

2013 | Skripsi | S1 Economics

Penelitian ini mencoba menguji pengaruh pendidikan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi (dari pekerja berpendidikan tinggi) di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah model makro, dimana dihipotesiskan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan fungsi dari stok kapital, jumlah pekerja dan pekerja pendidikan tinggi di Indonesia. Pendidikan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi dinilai penting karena melalui pendidikan tinggi formal dianggap akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka peningkatan produksi atau pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Pekerja berpendidikan tinggi dianggap lebih baik dalam menciptakan, mengimplementasikan,dan mengadopsi teknologi baru. Model makro ini menggunakan data sekunder yang disediakan BPS dari pembentukan modal tetapbruto (PMTB), jumlah pekerja (labor), dan persentase dari pekerja berpendidikan tinggi (dari jumlah pekerjadengan berbagai tingkat pendidikan) di Indonesia dari tahun 1985 hingga 2009. Metode yang digunakan adalah analisis kointegrasi Johansen dan model autoregressive distributed lag-error correction model (ADL-ECM) dalam kerangka persamaan regresi linear OLS. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa dalam jangka pendek maupun jangka panjang, stok kapital dan stok pekerja berpengaruh positif terhadap pertumbuhanekonomi, kecuali pada lag 3 untuk stok kapital dan lag 1 untuk stok pekerja. Pengaruh pekerja berpendidikan tinggi justru berhubungan negatif baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek di Indonesia namun signifikan. Hal ini menandakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh stok kapital, jumlah pekerja dan pekerja berpendidikan tinggi.

This study tried to examine the effect human resources education through higher education (from high educated workers) in Indonesia. The approach used is a macro model, which hypothesized that economic growth is a function of the capital stock, the number of workers, and highly educated workers in Indonesia. Human resources education through higher education is considered important because it will be able to improve the quality of human resources in order to increase production or economic growth in a country. Highly educated workers are considered better at creating, implementing, and adopting new technologies. This macro models use secondary data provided by BPS of gross fixed capital formation (PMTB), the number of workers (labor), and the percentage of highly educated workers ( the number of workers with different levels of education) in Indonesia from 1985 to 2009. The method used is a Johansen cointegration test and error correction model-autoregressive distributed lag (ADL-ECM) within the framework of OLS linear regression equation. Test results of the analysis indicate that in the short term and long-term, capital and labor stock has a positive effect on economic growth, except in lag 3 for capital stock and lag 1 for labor stock. Effect of highly educated workers actually negatively related to both the long and short term in Indonesia but significant. This indicates economic growth in Indonesia influenced by the capital stock, the number of workers and highly educated workers.

Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi, stok kapital, jumlah pekerja, pekerja berpendidikan tinggi, tes kointegrasi Johansen, model ADL-ECM, economic growth, capital stock, the number of workers, highly educated workers, Johansen cointegration test


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.