Desentralisasi dan Gaya Kepemimpinan Sebagai Variabel Pemoderasi Dalam Hubungan Antara Partisipasi Penyusunan Anggaran dan Kinerja Manajerial Pada Organisasi Sektor Publik
Wahyudin Nor (Pemb : Dr. Abdul Halim, MBA), Dr. Abdul Halim, MBA
Hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial merupakan bidang penelitian yang menarik perhatian para peneliti. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial sering terjadi kontradiksi. Salah satu cara untuk menyelesaikan perbedaan dari berbagai hasil penelitian tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kontijensi (Govindarajan, 1986a).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris ada tidaknya hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial pada organisasi sektor publik. Serta menguji secara empiris apakah desentralisasi dan gaya kepemimpinan merupakan variabel pemoderasi yang mempengaruhi hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial pada organisasi sektor publik. Sampel penelitian ini diambil dari populasi organisasi sektor publik yang bersifat hybrid di Yogyakarta. Dari 350 kuesioner yang dikirimkan, terdapat 112 responden yang mengirimkan kembali jawaban mereka. Dan hanya 101 kuesioner yang memenuhi syarat untuk diolah dan diikut sertakan dalam analisis akhir.
Hasil empiris dengan menggunakan regresi sederhana menunjukan bahwa partisipasi anggaran secara signifikan berpengamh terhada p kinerja manajerial. Sedangkan hasil empiris dengan menggunakan pendekatan residual menunjukkan bahwa kesesuaian antara partisipasi anggaran dengan faktor kontijen (desentralisasi dan gaya kepemimpinan) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja manajerial pada organisasi sektol publik.
The relationship between budgetary participation and managerial performance has been attracting researchers attention. However, the result of previous studies on relationship between budgetary participation and managerial performance has been often contradictory. One way to reconcile these conflicting results are to investigate the hypothesized relationship utilizing a contingency approach (Govin darajan, 19800).
The purpose of this research is to examine the existing of the relationship between budgetary participation and managerial performance on public sector organization. The Empirically examined whether decentralisation and style of leadership are moderating variable that influence the relationship between budgetary participation and managerial performance on public sector organization. The samples on this research are taken from hybrid public sector organization population in Yogyakarta. From 350 sent questionares, there are 112 respondent than send their answer back. Only 101 questinares that fulfill the requierements to be processed in final analysis.
The empirical result using simple regression show that budgetary participation influence the managerial performance on public sector organization. But empirically result using residual approach show that a fit between budgetary participation with contingent factor (decentralisation and style of leadership) does not effect managerial performance significantly on public sector organization.
Kata Kunci : Budgetary participation, managerial performance, contingency approach, desentralisation, style of leadership and public sector organization, Partisipasi penyusunan anggaran, pendekatan kontijensi, kinerja manajerial, desentraIisasi, gaya kepemimpiran dan