Audit Sektor Publik Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Prov. Bali terhadap Dana yang Bersumber dari Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Provinsi Bali tahun 2005
Wadanti, Ni Wayan Drestu (Adv.: Taufikur Rahman, S.E., MBA., Ak), Taufikur Rahman, S.E., MBA., Ak
Kebutuhan audit sektor publik semakin meningkat seiring dengan tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas dan tranparansi pada era otonomi daerah. Penulis ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan audit sektor publik yang dilakukan oleh Perwakilan BPKP Provinsi Bali terhadap dana yang bersumber dari APBN yang merupakan salah satu kewenangan BPKP, jenis audit yang dilakukan, dan peran Perwakilan BPKP Provinsi Bali dalam audit tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan kuisioner. Data yang telah dikumpulkan, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa. terdapat serangkaian proses audit yang dilakukan yaitu Penetapan Kebijakan Audit, Perencanaan Audit, Pelaksanaan Kegiatan Audit, Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Audit, dan Pertanggungjawaban Kegiatan Audit. Jenis audit yang dilakukan adalah audit operasional yang bertujuan untuk menilai apakah instansi-instansi yang memperoleh dana yang bersumber dari APBN tahun 2005 telah mempertanggungjawabkan kegiatannya dan mengelola sumber daya ekonomi yang tersedia secara ekonomis, efisien, dari efektif Peran Perwakilan BPKP Provinsi Bali dalam audit ini adalah melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan keuangan dan pembangunan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berperan dalam mendeteksi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh instansi-instansi auditan.
The need of public sector audit is much more increasing along with society's demand on accountability and transparency in regional autonomy era. The researcher would like to know how the public sector audit performed by Bali Province Representative of BPKP does on fund comes from APBN which is one of BPKP 's authority, type of audit performed, and roles of Bali Province Representative of BPKP in this audit. Data collection was taken by interview and questionnaires method. The collected data was analyzed by descriptive analysis. The research results show that there is a set of process performed, they are Establishing on Audit Policy, Audit Planning, Performing The Audit, Monitoring on Audit Results Follow-Up, and Audit Accountability. Type of audit performed was operational audit which is aimed to asses whether entities who had received fund from APBN has held responsible for their activity and managed available economic resources economically, efficiently, and effectively. The roles of Bali Province Representative of BPKP in this audit was to performed governmental task on monetary and development monitoring based on established regulation and was functioned on detecting fraud performed by audited entities.
Kata Kunci : Audit, Kebijakan audit, pengawasan keuangan, pengawasan pembangunan, audit operasional, audit sector public