Laporkan Masalah

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensi menggunakan internet banking berbasis technology acceptance model (TAM) dengan gender sebagai variabel moderasi

VERDIANTI, Dr. Sony Warsono, MAFIS

2009 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Internet banking merupakan teknologi perbankan baru dengan operasi berbasis-Internet. Teknologi informasi ini menyediakan manfaat besar bagi nasabah bank untuk menggunakan layanan bank dengan lebih mudah di mana pun asal ada koneksi Internet. Pengoperasiannya juga mudah, terutama bagi nasabah yang sudah terbiasa menggunakan komputer. Beberapa bank juga telah menyediakan fasilitas perlindungan keamanan dalam bertransaksi via Internet banking, sehingga pelayanan jenis ini sangat kredibel. Idealnya, dengan teknologi informasi semacam itu, nasabah bank mempunyai intensi menggunakan Internet banking. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi intensi menggunakan Internet banking, antara lain kemampuan menggunakan komputer, persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi kredibilitas dalam penggunaan pelayanan bank berbasis Internet banking, dengan Model Penerimaan Teknologi (Technology Acceptance Model-TAM), dan bagaimana perbedaan pengaruh itu dikalangan nasabah pria dan wanita.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada 250 responden yang sudah menjadi nasabah lima bank yang diteliti: BCA, BNI, Bank Mandiri, Lippobank, dan Bank Panin. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) dengan Model Persamaan Struktural (Structural Equation Model-SEM) dibantu AMOS 16.0.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti, antara lain: kemampuan menggunakan komputer (KMK), persepsi manfaat (PM), persepsi kemudahan penggunaan (PKP), dan persepsi kredibilitas (PK) bersama-sama mempengaruhi intensi menggunakan Internet banking (IMIB) secara positif dan signifikan. Ini memperlihatkan bahwa kedelapan hipotesis yang diajukan (KMK-PM, KMK-PKP, KMK-PK, PM-IMIB, PKP-PM, PKP-IMIB, PKP-PK, dan PK-IMIB dapat diterima, dengan nilai Critical Ratio (C.R.) di atas nilai t-tabel sebesar 1,96. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan pengaruh antar-variabel tersebut antara pada pria dan wanita di mana enam dari delapan hipotesis yang diajukan dapat diterima karena menunjukkan bahwa pengaruh itu lebih kuat pada pria daripada wanita.



Internet banking is a new banking technology with Internet-based operations. The information technology provides bank customers with great usefulness to more easily use banking services anywhere provided the Internet connection is available. Ways to operate the technology is very easy, too, particularly for bank customers sufficiently familiar with using computer. Several banks have also provided security protection facilities in making saver transactions via Internet banking, so the banking services become credible. Ideally, using the information technology, bank customers have intention to use Internet banking. Therefore, this study aims at finding out some factors influencing intention to use Internet banking, including computer self-efficacy, perceived usefulness, perceived ease of use, and perceived credibility in utilizing the Internet banking-based bank services, using the Technology Acceptance Model (TAM), and how difference in inter-variable influence is between male and female bank customers.

The study was conducted by using a quantitative method. Data of the study were collected by distributing questionnaires to 250 respondents as bank customers of the five banks studied, i.e. BCA, BNI, Mandiri Bank, Lippobank, and Panin Bank. Data collected were then analyzed using a path analysis technique with the Structural Equation Model (SEM) assisted by the AMOS software version 16.0.

Result of the study indicates that all variables studied, including: computer self-efficacy (CSE), perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEU), and perceived credibility (PC) have significantly positive influence on intention to use Internet banking (IUIB). It reveals that eight hypotheses proposed (CSE-PU, CSE-PEU, CSE-PC, PU-IUIB, PEU-PU, PEU-IUIB, PEU-PC, and PC-IUIB could be accepted with the Critical Ratio (C.R.) values higher than the t-table of 1.96. Moreover, result of the study shows also that there was difference in inter-variable influences between male and female where six of the eight hypotheses proposed could be accepted because of indicating that the influences were stronger at male than female.

Kata Kunci : computer self-efficacy, perceived usefulness, perceived ease of use, perceived credibility, intention to use Internet banking, Kemampuan menggunakan komputer, Persepsi manfaat, Persepsi kemudahan penggunaan, Persepsi kredibilitas, intensi menggunakan Inte


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.