Laporkan Masalah

Analisis Kinerja Reksadana Saham Di Indonesia Periode Tahun 2006-2009

VALIANTI, MULIANA (Adv.: Sukmawati, Sukamulja, Prof., Dr.), Sukmawati, Sukamulja, Prof., Dr.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Reksa dana menjadi alternatif bagi masyarakat untuk melakukan investasi. Dengan mengetahui sejarah kinerja yang dihasilkan pada masa yang lalu, diharapkan dapat membantu calon investor untuk memilih produk reksa dana. Tesis ini menganalisis kinerja reksa dana saham di Indonesia berdasarkan pencapaian Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari tahun 2006 – 2009. Penilaian kinerja reksa dana dilakukan berdasarkan variable return dan risiko dengan 6 (enam) metode, yaitu metode Snail Trail, indeks Treynor, indeks Sharpe, indeks Jensen, Market Risk Ratio, dan market timing model. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja reksa dana saham hampir selalu bersesuaian dengan kinerja pasar, dalam hal ini IHSG. Berdasarkan indeks Treynor dan Sharpe, kinerja terbaik dilakukan oleh reksa dana DEPS007 (tahun 2006), PEMK004 dan DEFI020 (tahun 2007), BNNK001 dan DEPS007 (tahun 2008), dan BNNK007 (tahun 2009). Berdasarkan Market Risk Ratio, reksa dana terbaik adalah HSRL013 (tahun 2006), DEPS007 (tahun 2007), DEMH083 (tahun 2009), dan STEQ006 (tahun 2009). Penilaian kinerja reksa dana berdasarkan indeks Jensen dan Market Timing Model tidak dapat dilakukan karena indikator statistik yang tidak signifikan.

Mutual fund is one of alternative of investment for people. By knowing history of mutual funds’ performance, it might give an assistance for investor candidate in choosing the right fund. This thesis is analyzed equity funds in Indonesia based on their Net Asset Value (NAV) in year 2006 – 2009. The performance is analyzed by using return and risk variables with 6 (six) methods, those are Snail Trail method, Treynor’s index, Sharpe’s index, Jensen’s index, Market Risk Ratio, and market timing model.

The result has showed that almost equity fundÂ’s performances is consistent with market performance, which is Jakarta Composite Index. Based on TreynorÂ’s index and SharpeÂ’s index, the best performance is equity fund of DEPS007 (year 2006), PEMK004 and DEFI020 (year 2007), BNNK001 and DEPS007 (year 2008), and BNNK007 (year 2009). Based on Market Risk Ratio, the best equity fund is HSRL013 (year 2006), DEPS007 (year 2007), DEMH083 (year 2009), and STEQ006 (year 2009). Performance of equity fund could not be concluded based on JensenÂ’s index and Market Timing Model because the analysis result showed that all coefficient is insignificant statistically.

Kata Kunci : equity fund, snail trail method, TreynorÂ’s index, SharpeÂ’s index, JensenÂ’s index, Market Risk Ratio, market timing model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.