KEADAAN DAN PERKEMBANGAN VARIABEL-VARIABEL AGREGAT PEREKONOMIAN INDONESIA Analisis-Deskriptif Provinsial Pasca-Otonomi Daerah, Periode 2001-2007
UTAMY, SANTHY P. , Drs. Dumairy, MA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keadaan dan perkembangan variabel-variabel agregat perekonomian Indonesia pada masing-masing provinsi, pasca diberlakukannya otonomi daerah (yaitu pada periode 2001-2007). Variabel-variabel agregat yang dikaji dalam penelitian ini antara lain pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita (Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita), tingkat pengangguran, dan ketimpangan pendapatan antarprovinsi. Peneltian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi tipologi daerah yang mengklasifikasikan provinsi-provinsi di Indonesia kedalam empat kategori. Hipotesis Kuznets tentang kurva berbentuk U dan Hukum Okun juga dicoba untuk dibuktikan dalam penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan data panel dari 26 provinsi di Indonesia selama periode 2001-2007 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional.
Kesimpulan dari penelitian ini antara lain bahwa pasca pemberlakuan otonomi daerah di Indonesia (periode 2001-2007) 1)Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita rata-rata seluruh provinsi di Indonesia memiliki trend yang meningkat dari tahun ke tahun, 2)Sebagian besar provinsi di Indonesia memiliki PDRB per kapita rata-rata lebih kecil daripada PDRB per kapita rata-rata seluruh provinsi, 3)PDRB per kapita rata-rata antara kelompok provinsi "atas" (yang memiliki PDRB per kapita rata-rata lebih besar daripada PDRB per kapita rata-rata seluruh provinsi) dengan kelompok provinsi "bawah" mengalami perbedaan yang signifikan secara statistik, 4)Baik kelompok provinsi "atas" maupun kelompok provinsi "bawah" secara rata-rata PDRB-nya didominasi oleh komponen konsumsi, 5)Pertumbuhan ekonomi rata-rata seluruh provinsi di Indonesia memiliki trend yang meningkat dari tahun ke tahun, 6)Sebagian besar provinsi di Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi rata-rata seluruh provinsi, 7)Pertumbuhan ekonomi rata-rata antara kelompok provinsi "atas" (yang mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata lebih tinggi daripada prtumbuhan ekonomi rata-rata seluruh provinsi) dengan kelompok provinsi "bawah" mengalami perbedaan yang signifikan secara statistik, 8)Baik kelompok provinsi "atas" maupun kelompok provinsi "bawah" pertumbuhan pengeluaran pemerintah adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan komponen lainnya, 9)Tingkat pengangguran rata-rata seluruh provinsi di Indonesia memiliki trend yang meningkat dari tahun ke tahun, namun besarnya peningkatan tersebut cenderung menurun setiap tahunnya, 10)Sebagian besar provinsi di Indonesia memiliki tingkat pengangguran rata-rata lebih rendah daripada tingkat pengangguran rata-rata seluruh provinsi, 11)Tingkat pengangguran rata-rata antara kelompok provinsi "atas" (yang memiliki tingkat pengangguran rata-rata lebih tinggi daripada tingkat pengangguran rata-rata seluruh provinsi) dengan kelompok provinsi "bawah" mengalami perbedaan yang signifikan secara statistik, 12)Sebagian besar provinsi di Indonesia termasuk ke dalam kelompok provinsi yang berkembang cepat, 13)Ketimpangan pendapatan antarprovinsi memiliki trend yang menurun dari tahun ke tahun, 14)Hipotesis Kuznets cenderung berlaku di Indonesia, serta terbukti kuat dan signifikan secara statistik, 15)Hukum Okun berlaku di Indonesia serta terbukti kuat dan signifikan secara statistik.
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, PDRB per kapita, Tingkat Pengangguran, Ketimpangan Pendapatan antarprovinsi, Tipologi Daerah, Hipotesis Kuznets, Hukum Okun.