Analisis Pengaruh Pengumuman Perubahan Rating Obligasi terhadap Perilaku Perusahaan dalam Menentukan Tingkat Utang
Utami, Richa Wulandari Putri, I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si.
2008 | Skripsi | S1 Management
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian secara empiris mengenai bagaimana reaksi pengambil keputusan (decision maker) dalam menentukan tingkat utang di masa yang akan datang terhadap adanya perubahan rating obligasi satu tahun sebelumnya yang dilakukan oleh perusahaan yang listing di PEFINDO dan Bursa Efek Indonesia (BEI, merupakan hasil merger antara BEJ dan BES pada akhir tahun 2007) selama periode amatan tahun 2000-2006. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang mengalami perubahan rating obligasi pada instrumen bertipe general obligation yang meliputi 30 general obligation yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Jumlah general obligation yang mengalami perubahan rating selama periode penelitian berjumlah 49, tetapi perusahaan penerbit obligasi tersebut yang terdaftar sebagai emiten di PEFINDO (Pemeringkat Efek Indonesia) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta tidak delisting selama periode penelitian hanya berjumlah 30 general obligation. Jadi, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 general obligation. Sampel tersebut terbagi menjadi dua, yaitu sampel dari general obligation yang mengalami penurunan (downgraded) rating obligasi sebanyak 6 dan general obligation yang mengalami peningkatan (upgraded) rating obligasi sebanyak 26. Pengujian model regresi linier pada penelitian ini menggunakan teknik analisis Ordinary Least Square (OLS) atau Pangkat Kuadrat Terkecil Biasa dengan menggunakan software Eviews 4.0. Variabel independen adalah tingkat utang yang diberi simbol NetDIss dan variabel independen adalah rating obligasi dan perubahan leverage serta variabel kontrol perubahan size dan profitability yang diproksi dengan perubahan ROE.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perubahan rating obligasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perusahaan dalam menentukan tingkat utang di masa yang akan datang, justru perubahan leverage memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan tingkat utang di masa yang akan datang. Kata Kunci: rating obligasi, tingkat utang
This study has an aim to do some empirically test on how the reaction of the decision maker in determining the future debt level for the bond rating changes the previous year performed by the firm listing in PEFINDO and Indonesia Stock Exchange/Bursa Efek Indonesia (BEI, which is a merger of BEJ and BES in the end of 2007) during the observation period 2000-2006. The samples of the study are the firms having some changes in their bond rating in the type instrument of general obligation including 30 general obligations which meet some determined criterions. The number of the general obligation having rating changes during the study is 49, yet the bond publishing firms listed as the emiten di PEFINDO (Pemeringkat Efek Indonesia) and the Indonesia Stock Exchange/Bursa Efek Indonesia (BEI) and the number of the firms that are not delisting during the study is 30 general obligations. Hence, the number of the samples used in this study is 30 general obligations. The samples are divided into two, those are the samples from the general obligation which are having downgraded in their bond rating as many as 6 and the number of general obligations having an upgraded in their bond rating is 26.
The model of linear regression test in this study performs the analysis technique Ordinary Least Square (OLS) using software Eviews 4.0. Independent variables are the debt level symbolized as NetDIss and the independent variable is the bond rating and the leverage changes as well as the control variable in size and profitability changes proxed with the ROE changes.
The conclusion of the study is that the bond rating does not provide the significant effects to the firms in determining the future debt level, indeed the leverage changes provide the positive impacts into the issuing of the future debt level. Keyword: bond rating, debt level
Kata Kunci : rating obligasi, tingkat utang; Perilaku perusahan