Laporkan Masalah

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham (studi Empiris Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2005-2007)

UTAMI, LIES KARTIKA (Pembimbing: Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.), Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.

2011 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Industri perbankan merupakan salah satu industri yang tercatat di pasar modal. Bank memiliki peranan penting karena merupakan intermediator antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang memerlukan dana. Selain melaksanakan fungsi intermediasinya, bank yang telah tercatat di pasar modal tersebut memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap investor dan pel;aku pasar modal secara keseluruhan. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia mewajibkan bank-bank menyajikan laporan keuangan triwulan dan tahunan. Untuk menilai tingkat kesehatan perbankan sendiri, Bank Indonesia juga mewajibkan untuk menggunakan metode CAMELS, sesuai Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004 tanggal 12 April 2004 dimana bank wajib melakukan penilaian tingkat kesehatan bank secara triwulan yang masing–masing komponen dinilai menggunakan rasio tertentu yang telah ditetapkan oleh BI. Penghitungan rasio CAMELS tersebut didasarkan pada laporan keuangan sehingga para pengguna laporan keuangan dapat mengetahui tingkat kesehatan bank-bank tersebut.

Penelitian ini dilakukan terhadap 16 perusahaan dari sektor perbankan yang terdaftar di BEI serta memiliki saham aktif selama tahun 2005-2007. Alat pengujian hipotesis yang digunakan adalah analisa kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda. Sehingga dalam penelitian ini, penulis menggunakan model analisis koefisien regresi berganda berdasarkan pada model kuarat terkecil biasa OLS (Ordinary Least Square) untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan (CAR, PPAP, NIM, ROA, BOPO dan LDR) terhadap kinerja keuangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NIM dan BOPO berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Banking industry is an industry listed in capital market. Bank plays important role due to its function as intermediary between parties having excising fund and one requiring fund. In addition, bank listed in capital market have more responsibility to investor and capital market actors. As a central bank, Bank Indonesia regulates banks to present quarter and annual reports. To asses bank health level, Bank Indonesia also regulate usage of CAMELS model according to Bank Indonesia regulation No 6/10/PBI/2004 dated April 12, 2004, where bank was obligated to asses bank health in quarter period in which each component was assessed using certain ratios the BI determine. CAMELS ratio calculation is based on financial statement so its user can know the banks health level.

This research was done on 16 companies of banking sector that are listed in IDX and have active stock from 2005 to 2007. Hypothesis testing used quantitative analysis with multiple regression method. Researcher used multiple regression coefficient analysis based on Ordinary Least Square (OLS) to analyze effect of financial performance (CAR, PPAP, NIM, ROA, BOPO, and LDR) on stock price.

The results indicated that NIM and BOPO ratios affected significantly stock price of banking companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX)

Kata Kunci : Banking industry, Banking, capital market, financial statement, financial performance, Industri perbankan, harga saham, laporan keuangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.