Laporkan Masalah

PENGARUH PENERAPAN TQM DAN JIT TERHADAP KINERJA DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Utama, Agung, Dr. Fahmy Radhy, M.B.A.

2007 | Tesis | S2 Management

Saat ini dunia usaha dihadapkan pada persaingan global dengan salah satu cirinya adalah meningkatnya persaingan antar perusahaan baik di pasar domestik maupun di pasar luar negeri. Persaingan tersebut menyebabkan perusahaan semakin dituntut untuk meningkatkan daya saingnya. Untuk meningkatkan daya saingnya, banyak perusahaan menerapkan berbagai model manajemen. Model manajemen tersebut diantaranya adalah model manajemen Total Quality Management (TQM) dan model manajemen persediaan Just in Time (JIT). Berbagai studi menyatakan bahwa keberhasilan penerapan TQM dan JIT dalam organisasi dapat memperbaiki kinerja perusahaan. Namun demikian, terdapat berbagai keraguan terkait dengan berbagai manfaat yang diperoleh oleh perusahaan yang menerapkan TQM maupun JIT. Sampel penelitian berjumlah 60 perusahaan manufaktur di wilayah DKI, Jabar, Jateng, DIJ, serta Jatim yang telah mendapatkan sertifikasi ISO. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penerapan TQM dan JIT berpengaruh terhadap kinerja dan keunggulan kompetitif perusahaan. Model analisis regresi berganda dan sederhana digunakan untuk mengetahui pengaruh penerapan TQM dan JIT terhadap kinerja dan keunggulan kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) dan Just In Time (JIT) memiliki pengaruh positip terhadap kinerja perusahaan. Selanjutnya, dari empat variabel TQM, hanya tiga variabel yang signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, yaitu management of process quality, human resources management, dan information and analysis serta dari empat variabel JIT, hanya tiga variabel yang signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, yaitu: kanban control system, lot size reduction, , serta JIT scheduling. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mempengaruhi keunggulan kompetitif perusahaan.





Kata Kunci: TQM, JIT, Kinerja Perusahaan dan Keunggulan Kompetitif

Currently organization faced to global competition, characterized by increasingly competition from local and multinational companies for customers in the domestic and global market. The global competition have forced many manufacturing companies to improve their competitiveness. Thus, organization have adopted many management models. Total Quality management (TQM) and Just in Time (TQM) are two models have known as better way to improve organization competitiveness. Many study implicitly suggested the successful implementation of TQM and JIT improve the organization performance. However, there appears to be ambivalence surrounding this positive association. Conflicting reports have been published regarding the effectiveness of TQM and JIT programs. This research is aimed to examine the influence of TQM and JIT practices on manufacturing plant performance and competitive advantage. This research used data as part of a larger effort that measured TQM and JIT practices of 60 ISO registered manufactuters plant in Special Capital District of Jakarta, West Java, Central Java, Special District of Jogjakarta, and East Java. Regression analysis (multiple and single regression) procedures were performed to measure the influence of TQM and JIT practices on performance and competitive advantage. The result of this research indicates TQM practices and JIT practices significantly improve organizations performance, which only three variables of TQM (management of process quality, human resources management, and information and analysis) and three variables of JIT (kanban control system, lot size reduction and JIT scheduling) are significantly improve organizations performance. The result also showed that plant performance significantly improve competitive advantage. keywords: TQM, JIT, Manufacturing Performance , Competitive Advantage

Kata Kunci : TQM; Kinerja Perusahaan; Perusahaan Manufaktur; Keuanggulan Kompetitif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.