Evaluasi Pengendalian Intern Terhadap Prosedur Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Perum Pegadaian Pusat
Umarsetyo, Benny, Drs. M. Irfan Nursasmito, M.Si., Ak.
2008 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Pengendalian intern adalah suatu proses yang dijalankan oleh dewan komisaris, manajemen, dan personel lain entitas yang didesain untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian tiga golongan tujuan berikut ini: (a) Keandalan pelaporan keuangan, (b) efektifitas dan efisiensi operasi, dan (c) kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Komponen pengendalian intern antara lain: Lingkungan pengendalian, penaksiran resiko, Aktivitas pengendalian, Informasi dan komunikasi, dan pemantauan. Dalam sebuah perusahaan, apalagi Perum pegadaian yang bergerak dibidang jasa keuangan penerapan pengendalian internal sangat penting. Terutama pengendalian internal terhadap penerimaan dan pengeluaran kas, karena kas merupakan aktiva lancar yang paling likuid dan memiliki karakteristik yang tidak dimiliki aktiva lancar lainnya, yaitu kas tidak mudah mengidentifikasi pemiliknya, dapat diuangkan segera, mudah dibawa-bawa serta mudah untuk ditransfer dalam kurun waktu yang relatif cepat.
Tujuan penulisan ini untuk menilai pengendalian intern terhadap prosedur penerimaan dan pengeluaran kas pada perum pegadaian pusat telah memadai. Penulis menggunakan metode penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan.
Hasil penelitian bahwa pengendalian Intern ternyata secara umum telah memadai dilihat dari Komponen-komponen Pengendalian Intern model COSO. Namun ada beberapa fakta yang perlu diperbaiki demi kemajuan perusahaan.
Internal control is a process that runs by an entity's board of directors, management, and other personnel, designed to provide reasonable assurance regarding the achievement of objectives in the following categories: (a) Reliability of financial reporting, (b) effectiveness and efficiency of operations, and (c) compliance with applicable laws and regulations. Component of Internal Control for example: Control environment, Risk Assessment, Control activities, Communication and information, and monitoring. In a company, more than anything else peripatetic Perum Pegadaian is monetary service area applying of internal control is vital importance. Especially internal control to cash revenue and expenditure, because cash represent most circulating asset of liquid and have characteristic which do not have another asset. That is cash not easy to identify its owner, can be cashed immediately, easy to carry and also easy to transferred in range of time which relative quickly.
The objective this reseach is to asses internal control to cash revenue and expenditure procedure at Perum pegadaian pusat have adequate. Writer use method field research and bibliography.
Result of research that internal control in reality in general have adequate see from component internal control COSO model. But there are some fact which need to be improve for the shake of progress company
Kata Kunci : Pengendalian Intern, prosedur penerimaan, pengeluaran kas