HUBUNGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA KOMPREHENSIF DENGAN KINERJA MANAJERIAL: PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS DAN KEJELASAN PERAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING.
TUPAMAHU, KEVIN HERMANTO , Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh sistem pengukuran kinerja komprehensif terhadap kinerja manajerial serta pengaruh moderasi pemberdayaan psikologis dan kejelasan peran terhadap hubungan antara sistem pengukuran kinerja komprehensif dengan kinerja manajerial.
Penelitian ini dilakukan di Jakarta dengan menggunakan responden manajer unit bisnis pada 2 Bank BUMN. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metoda pengambilan sampel secara judgment sampling, dengan kriteria sampel adalah manajer yang sudah memiliki pengalaman bekerja sebagai manajer minimal 3 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disampaikan secara langsung kepada para manajer unit bisnis. Jumlah kuesioner yang disebarkan sebanyak 122 kuesioner dan yang dikembalikan adalah 101 kuesioner tetapi hanya 98 yang memenuhi kriteria. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahawa sistem pengukuran kinerja komprehensif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, tetapi pemberdayaan psikologis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hubungan sistem pengukuran kinerja komprehensif dengan kinerja manajerial, sedangkan kejelasan peran tidak berpengaruh terhadap hubungan antara sistem pengukuran kinerja komprehensif dengan kinerja manajerial.
The research is aimed to examine and to obtain empirical evidents on effects of comprehensive performance measurement system to managerial performance, and the moderating effect of psychological empowerment and role clarity to the relationship between comprehensive performance measurement system with managerial performance.
This research was carried out at the Jakarta with respondent from unit business manager at the BUMN banks. The sampling was conducted by judgment sampling technique, by sample criteria is manager that have working experience as a manager at least 3 years. Collecting data was conducted by questionnaire that directly distributed to unit business managers. Total questionnaire that distributed as much 124, and 101 questionnaires have been replayed but just 98 questionnaires that compply with the criteria. Data analysis for hypothesis testing used dual regression linear.
The result research showed that comprehensive performance measurement system positively and significantly affect to managerial performance, but psychological empowerment negatively and significantly affect the relationship between comprehensive performance measurement system with managerial performance, whereas role clarity didn't affect the relationship between comprehensive performance measurement system with managerial performance
Kata Kunci : Sistem pengukuran kinerja komprehensif, pemberdayaan psikologis, kejelasan peran, dan kinerja manajerial