Analisis Pengaruh Model Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Perbankan Di Kawasan Asean
TULENAN, HELLY (Adv.: Fuad Rakhman, Dr., M.Sc), Fuad Rakhman, Dr., M.Sc
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh efisiensi nilai tambah modal intelektual terhadap kinerja keuangan perusahaan. Efisiensi nilai tambah modal intelektual diproksikan dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Pulic yaitu Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) dan kinerja keuangan diproksikan dengan tiga pengukuran keuangan yaitu ROE, EPS dan ASR.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan di kawasan ASEAN yang terdaftar di Bursa Efek negara masing-masing periode 2010-2012, dengan metode purposive sampling. Total sampel dalam penelitian ini sebesar 58 sampel. Metode yang digunakan adalah partial least square (PLS).
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif modal intelektual (VAICTM) terhadap kinerja keuangan perusahaan; modal intelektual (VAICTM) berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan masa depan; rata-rata pertumbuhan modal intelektual (ROGIC) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan masa depan; penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kontribusi modal intelektual pada kinerja perusahaan perbankan dimasing-masing negara kawasan ASEAN. Secara keseluruhan dari penelitian ini menunjukkan bahwa human capital merupakan indikator yang paling signifikan untuk VAICTM.
This research is aimed to test the effect of value added capital intellectual efficiency towards company financial performance. Value added capital intellectual efficiency is proxied using model developed by Pulic, which is Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) and financial performance is proxied using three financial measurements, which are ROE, EPS, and ASR.
The population in this research was banking companies in ASEAN area registered in each country Stock Exchange during period 2010-2012 using purposive sampling method. Total sample in this research was 58 samples. The method utilized was partial least square (PLS).
Based on the test result conducted, it indicated that there is positive effect of intellectual capital (VAICTM) towards company financial performance; intellectual capital (VAICTM) has positive effect on future company financial performance; the rate of growth intellectual capital (ROGIC) does not have effect on future company performance; this research also shows that there is intellectual capital contribution difference on banking company performance in each country in ASEAN region. Overall,, this research indicates that human capital is the most significant indicator for VAICTM.
Kata Kunci : intellectual capital, VAICTM, Company Financial Performance, Banking Sector of ASEAN area, Partial Least Square (PLS), Kinerja Keuangan Perusahaan, Sektor Perbankan.