Laporkan Masalah

Perbandingan kinerja dan karakteristik keuangan perusahaan publik di Pasar modal Indonesia dan Filipina

Tuharea, Firdaus Indrajaya (Adv. Dr. Suwardjono, M.Sc), Dr. Suwardjono, M.Sc

2014 | Tesis | S2 Accounting

Proses pemulihan dari krisis ekonomi tahun 1997, di semua negara ASEAN telah menunjukan kemajuan pada tahun 1999 dengan kondisi ekonomi yang semakin membaik dari sebelumnya. Laporan dari World Economic Forum. 2002, tentang tingkat pertumbuhan 80 negara, termasuk negara ASEAN menunjukan bahwa hampir semua negara-negara ASEAN mengalami peningkat pertumbuhan ekonomi tabun 2001 dan 2002 kecuali Filipina dan Indonesia. Laporan lain yang berasal dari World Investment Report 2003, menunjukan bahwa hampir semua negara ASEAN termasuk Filipina mengalami peningkatan jumlah transaksi di pasar modalnya kecuali Indonesia.

Kenyataan bahwa perubahan kondisi ekonomi di Filipina tidak mempengaruhi investor untuk menanamkan modalnya pada pe rusahaan publik di Filipina menimbulkan sebuah pertanyaan, "apakah perusahaan publik di Filipina memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan perusahaan publik di Indonesia yang juga mengalami kemunduran kondisi ekonomi?". Penelitian ini mencoba mencari jawaban dengan membandingkan kinerja keuangan perusahaan publik di kedua negara (Indonesia dan Filipina). Kinerja keuangan dalam penelitian ini di proksikan dengan rasio keuangan (quick ratio, debt ratio, ROA, ROE), dan rasio-rasio tersebut dibandingkan secara statistik dengan menggunakan Independent Sample T - test pada setiap tabun observasi (2001 dan 2002). Hasilnya menunjukan bahwa kinerja keuangan perusahaan publik di Filipina lebih baik dibandingkan perusahaan publik di Indonesia.

Recovery process from crisis 1997 in all over ASEAN country had show a progress in 1999 where the economic condition is become more batter than before. The report from World Economic Forum 2002 about economic growth in 80 country including ASEAN country show that most of ASEAN country have progress in their economic growth in 2001 and 2002 except Philippines and Indonesia. Report from World Investment Report 2003 in their fact sheet, show that in all ASEAN county including Philippines have increase in transact on volume to their capital market, except in Indonesia capital market.

The fact that change in economic condition in Philippines doesn't effect the investor to invest their capital in Philippines public company make some question, "is the public company in Philippines have financial performance more batter than Indonesia public company that also had decline in their economic condition?". This research try to find out the answer by compare financial performance from public company in Philippines and Indonesia. Financial performance in this research are proxy by financial ratio (quick ratio, debt ratio, ROA, ROE), and all ratio are compare use Independent Sample T-test in each observation time (2001 and 2002). The result shows almost all ratio (except ROA 2002) as proxy financial performance in Philippines public company are more batter than Indonesia public company.

Kata Kunci : Kondisi ekonomi, kinerja keuangan, rasio liquiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.