Laporkan Masalah

Pengaruh Deferred Tax Liabilities, Kemungkinan Perusahaan Mengalami Kerugian dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Cumulative Abnormal Return Sebelum dan Setelah Penerapan Standar Akuntansi Pajak Penghasilan (PSAK 46)pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEJ

TRISNAWATI, ESTRALITA, Jogiyanto HM., Dr., M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini bertujuan- untuk mengetahui mengenai pengaruh penerapan standar akuntansi pajak penghasilan (PSAK 46) dalam laporan keuangan auditanyang memberikan informasi yang lebih akurat bagi para pemakai laporan keuangan daripada sebelumnya. Sehingga dapat membantu para pemakai laporan keuangan dalam membuat keputusan yang tepat.

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 perusahaan yang go publik selama periode 1998 dan 1999. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah perusahaan yang mempublikasikan deferred tax liabilities pada laporan keuangan auditan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal Indonesia.

Penelitian ini menguji 3 variabel independen yaitu perubahan deferred tax liabilities dan kemungkinan perusahaan mengalami kerugian serta kompensasi rugi fiskal terhadap cumulative abnormal return, yang dianalisa dengan menggunakan analisa regresi. Perubahan DTL ini dibagi dua yaitu perubahan positif (kenaikan DTL) dan perubahan negatif (penurunan DTL).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menolak hipotesis satu, artinya perubahan DTL baik positif maupun negatif belum digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Hal ini dapat dipahami karena DTL merupakan masih merupakan komponen yang baru. Sedangkan penelitian ini berhasil menerima hipotesis dua dan tiga, artinya kemungkinan perusahaan mengalami kerugian dan kompensasi rugi fiskal untuk tahun 1999 memberikan informasi yang lebih akurat daripada tahun 1998.

The objective of this study is to investigate the effect of implementation of accounting for income taxes (PSAK 46) on audited financial report that provide more accurate information for the user of financial report than before. Therefore this study could be useful to the user of financial statement in making the right decision.

The samples used in this study are 100 listed companies in Jakarta Stock Exchange during period 1998 and 1999. The samples are selected based on the companies that show deferred tax liabilities on their audited financial report. The data used in this study are secondary data from Indonesia Capital Market Reference Center.

This study examines 3 independent variables i.e. change of deferred tax liabilities and the company possibility of loss also net operating loss carry forward on cumulative abnormal return, which analyzed by regression analysis. The changes of these DTL are divided 2 categories that are positive change (DTL increase) and negative change (DTL decrease).

The result of this study show that hypothesis 1 is refused, it means that the change of DTL either positive or negative have not been used as a basis for decision- making. It is understood for the reason that DTL is still new factor. Meanwhile this study agree with hypothesis 2 and 3, which means the company possibility of loss and net operating loss carry forward for the year 1999 provides more accurate information than in 1998.

Kata Kunci : Pengaruh penetapan standar, informasi keuangan, effect of implementation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.