STRATEGI INOVASI DAN KINERJA KEUANGAN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR (Studi Industri Kecil & Menengah di DIY)
Trisna Mumi (adv. Drs. Agastya, M A. MPM), Drs. Agastya, M A. MPM
Studi ini menguji hubungan antara strategi inovasi dan kinerja keuangan pada industri manufalctur. Suatu strategi inovasi untuk fungsi-fungsi manufaktur meliputi 4 dimensi : (1) orientasi perusahaan terhadap kepemimpinan inovasi yang diinginkan (seperti, menjadi pelopor atau menjadi pengikut); (2) tingkat kepentingan perusahaan terhadap inovasi proses, dan inovasi produk; (3) tingkat penggunaan sumber-sumber inovasi eksternal, dan internal; (4) tingkat investasi perusahaan dalam inovasi.Sedangkan kinerja keuangan dihitung berdasarkan: keuntungan berslh marginal ratarata, pertumbuhan penjualan rata-rata, dan tingkat pengembalian asset rata-rata. Penelitian ini menggunakan dua model yang diambil dari model penelitian Zahra dan Das (1993). Model pertama adalah model simultan, yaitu menguji
perubahan dalam kinerja keuangan perusahaan sebagai suatu fungsi dan pengaruh simultan dimensi-dimensi strategi inovasi. Model kedua adalah sequential model, yang menyatakan bahwa suatu hubungan yang berurutan diantara dimensi-dimensi strategi inovasi akan membuat kinerja lebih tinggi. Data diperoleh dari 83 kuisioner yang berasal dan Industri Kecil & Menengah, yang telah terdaftar dalam Inventarisasi Pengusaha Kecil di Propinsi
DIY, tahun an2garan 1998/1999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) mendukung pentingnya strategi inovasi sebagai salah sate penentu kinerja keuangan
perusahaan, (2) menyatakan bahwa, dalam studi ini hanya model simultan yang cocok digunakan untuk menguji hubungan antara dimensi-dimensi strategi inovasi dan kinerja perusahaan. Studi ini jugs membicarakan tentang implikasi hasil-hasil penelitian ini untuk pars pimpinan perusahaan
Kata Kunci : industri manufaktur, industri kecil dan menengah, kinerja keuangan, strategi inovasi