Laporkan Masalah

Rencana Bisnis Izi Green Furniture

TRININGRUM, ANUNG (Adv.: Nurul Indarti, Sivilokonom. Cand. Merc., Ph. D.) , Nurul Indarti, Sivilokonom. Cand. Merc., Ph. D.

2015 | Tesis | S2 Magister Management

Berdasar data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY tahun 2010, di Propinsi Yogyakarta tidak ada pelaku mebel ramah lingkungan atau daur ulang. Selain itu terdapat data yang dikemukakan oleh Akhmad (2012) mengenai jumlah mahasiswa baru di Propinsi Yogyakarta yang menyatakan bahwa di Propinsi Yogyakarta memiliki jumlah mahasiswa baru yang cukup tinggi pada setiap tahun ajaran baru. Dari kedua data tersebut menyatakan bahwa Izi Green Furniture sebagai usaha mebel ramah lingkungan dengan segmen mahasiswa memiliki prospek untuk dikembangkan di Propinsi DIY. Berdasar observasi, di Yogyakarta belum memiliki pemain bisnis persewaan mebel kost. Oleh karena itu, bisnis persewaan mebel kost memiliki ceruk pasar yang luas karena belum memiliki pesaing.

Rancangan bisnis IGF dapat dibuat dengan menggunakan metode wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Wawancara dilakukan dengan Furniture Aktif untuk mengetahui model bisnis mebel ramah lingkungan. Metode FGD dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan perilaku dari para pelanggan potensial.

Pada analisa perhitungan finansial bisnis kemasan ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Dengan menggunakan tiga skenario bisnis yang memperlihatkan performa finansial yang baik untuk jangka waktu 5 tahun. Pada skenario pesimis, didapat NPV Rp. 323 Juta, IRR sebesar 38 % dan Discounted Payback Period 2,57 tahun. Pada skenario normal, didapat NPV Rp. 365 Juta, IRR sebesar 41% dan Discounted Payback Period 2,41 tahun. Pada skenario optimis, didapat NPV Rp. 449 Juta, IRR sebesar 47% dan Discounted Payback Period 2,13 tahun. Dengan ketiga skenario ini, diharapkan terlihat kesempatan serta resiko yang lebih terukur.

Kata Kunci : mebel, ramah lingkungan, rencana bisnis.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.