Laporkan Masalah

Comparison of Accounting Conservatism Level Due to ifrs Convergence in Indonesia and Factors Influencing Acounting Conservatism Empirical study on Companies Listed in Indonesia Stock Exchange

Tri Handani Lestari (adv.: Prof.Dr.Indra Wjaya Kusuma,M.B.A.), Prof.Dr.Indra Wjaya Kusuma,M.B.A.

2016 | Skripsi | S1 Accounting



Penerapan konservatisme akuntansi masih menjadi isu yang diperdebatkan, terutama setelah konvergensi IFRS yang telah meninggalkan prinsip konservatisme. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat konservatisme akuntansi sebelum dan setelah konvergensi IFRS, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konservatisme akuntansi. Faktor-faktor tersebut adalah leverage, sektor perusahaan, ukuran perusahaan, dan struktur kepemilikan. Penelitian ini menggunakan metode asymmetric accruals to cash flow untuk konservatisme akuntansi. Struktur kepemilikan di penelitian ini terdiri dari kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia tahun 2010 – 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat konservatisme akuntansi yang disebabkan oleh konvergensi IFRS. Leverage berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap konservatisme akuntansi. Ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap konservatisme akuntansi.

The application of accounting conservatism is still a debatable issue, especially after the convergence of IFRS that abandoned the conservatism principle. The purpose of this research is to compare accounting conservatism level before and after IFRS convergence in Indonesia, and to analyze various factors influencing accounting conservatism. These factors are leverage, company sector, company size, and ownership structure. This research uses asymmetric accruals to cash flow measure for accounting conservatism. Ownership structures in this research are managerial ownership and institutional ownership. The sample of this research is companies listed in Indonesian Stock Exchange for 2010 – 2013. The results show that there is a difference of accounting conservatism level due to IFRS convergence. Leverage has a significant negative effect to accounting conservatism. Company size has a significant positive effect to accounting conservatism.

Kata Kunci : Accounting Conservatism, IFRS, Leverage, Company Sector, Company Size, Ownership Structure, Asymmetric Accruals to Cash Flow.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.