Laporkan Masalah

Analisis Spasial Industri Kecil Rumah Tangga di Sulawesi Tengah: 1999-2002

Toar Ramses Emil (Pembimbing): Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc., Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc.

2016 | Tesis | S2 MEP

INTISARI

Tujuan penelitian ini pertama mengidentifikasi dimana lokasi kluster industri kecil kerajinan rumah tangga (IKRT). Kedua, mengidentifikasi kelompok industri utama yang menjadi andalan pada daerah kluster, dan ketiga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penyerapan tenaga kerja IKRT di Sulawesi Tengah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data mentah hasil Survey Usaha Terintegrasi (SUSI) yang diperoleh dari BPS Jakarta dan data penduduk yang diperoleh dari BPS Provinsi Sulawesi Tengah dengan periode pengamatan 1999-2002. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: analisis sistem informasi geografis (SIG) untuk mengidentifikasi lokasi kluster IKRT, indeks spesialisasi regional krugman untuk mengidentifikasi kelompok industry yang menjadi andalan dan membandingkan tingkat spesialisasi antarkluster pada

daerah kluster industri. Analisis regresi Tinier berganda digunakan untuk menguji faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan penyerapan tenaga kerja. Dari hasil analisis ditemukan bahwa industrialisasi di Sulawesi Tengah tidak merata antardaerah tapi terkonsentrasi pada dua daerah kluster berdasarkan banyaknya tenaga kerja yang terserap, yaitu Kota Palu dan Kabupaten Toli-toli. Indeks spesialisasi tertinggi sebesar 1,04 adalah indeks antara kluster Morowali dengan kluster Toli-toli. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua daerah tersebut memiliki struktur industri yang berbeda. Indeks Krugman paling rendah ditemukan antara Kabupaten Poso dan Kabupaten Banggai sebesar 0,26. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua daerah ini mempunyai struktur industri yang kurang lebih sama. Analisis regresi Tinier berganda dengan menggunakan lima variabel yakni tenaga kerja, Unpaid, upah, lokasi, dan umur perusahaan untuk model penuh, bahwa variabel tenaga kerja, upah, unpaid, dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Metode Backward digunakan sebagai metode terbaik, dengan cara mengeluarkan variabel lokasi terbukti bahwa masing-masing variabel secara parsial berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Tengah.

ABSTRACT

The research, first, aimed to indentify the small scale and household industry cluster (IKRT) location. Second, to indentify main industry cluster that become the top in the cluster area. Third, to indentify the determinant the growth of employee IKRT pervade rate in Sulawesi Tengah. Secondary data were used and gathered from Jakarta SUSI BPS and the population gathered from Sulawesi Tengah BPS at 1999-2002 period. Geographic Information System (GIS) is used to indentify IKRT cluster location, Krugman's index of regional specialization used to determined industry cluster that become the top and comparing the cross-cluster specialization level in cluster of industry area. Multiple regresion analysis used to examine what factors that influencing the growth of employee IKRT pervade rate. The result showed in Sulawesi Tengah is not spread evenly in each region but concentrated at two cluster area base on employ, that are Palu City and Tolitoli Regency. The highest index is 1.04 for Morowali cluster and Toli-toli cluster. It is indicated between two of regions have different industry structure. The lowest Krugman's index found between Poso Regency and Banggai Regency as 0.26. Indicated that between of two regions almost have same industry structure. Multiple regresion analysis with five variables for full model, employee, unpaid, wage, location, and age, resulted that employee, unpaid, wage, and location are significantly to employee pervade rate. And using Backward method as best model, by elimitating location variable proved that each varaibles partially significant to employee pervade rate in Sulawesi Tengah Province.

Kata Kunci : Analisis Spasial Industri Kecil Rumah Tangga di Sulawesi Tengah: 1999-2002


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.