Laporkan Masalah

Perbedaan Leverage Perusahaan yang Menggunakan Hutang Jangka Panjang Dalam Bentuk Bank Loans Dengan Non-Bank Loans Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Leverage Kedua Kelompok Perusahaan

Tinjung Desy Nursanti (Adv.: Amin Wibowo, SE., MBA), Amin Wibowo, SE., MBA

2001 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan leverage perusahaan yang menggunakan hutang jangka panjang dalam bentuk bank loans dengan non-bank loans serta faktor-faktor yang mempengaruhi leverage kedua kelompok perusahaan tersebut. Sampel penelitian yang digunakan adalah 49 perusahaan yang bergerak dalam sektor industri manufaktur dan jasa yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan terdiri atas 32 perusahaan yang menggunakan bank loans, dan 17 perusahaan yang tidak menggunakan bank loans. Periode

penelitian berkisar dan tahun 1992 sampai tahun 1997. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage perusahaan sebagai variabel dependen (LTLEV) dan satu variabel independen yaitu bank loans dummy (DUM). Untuk mengetahui apakah terdapat faktor-faktor lain yang mengendalikan penggunaan bank loans terhadap leverage perusahaan, digunakan lima buah variabel kontrol yang meliputi volatility (VOLTL),fixed assets value (FIXASS), profitability (PROFIT), market-tobook- ratio (MKTBR), dan, firm size (SIZE).

Hasil analisis uji beda rata-rata menyimpulkan bahwa perusahaan yang menggunakan hank loans memiliki mean yang lebih besar yaitu 0.55719 daripada perusahaan yang tidak menggunakan bank loans yaitu 0.41424 dengan tingkat signifikansi 0.05 (p=0.009**). Dari analisis regresi yang dilakukan, pada tingkat signifikansi 0.05 menunjukkan basil (p=0.049**) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan bank loans berpengaruh positif signifikan terhadap leverage perusahaan di Indonesia. Sedangkan basil analisis Chow-test menunjukkan nilai F hitting (3.809) lebih besar dari F tabel (2.25), artinya ada faktor-faktor yang mempengaruhi leverage kedua kelompok sampel

The purpose of this study is to examine whether there is a difference between firms' long-term debt in form of bank loans and non-bank loans, and factors influence both sample firms' leverage. Data of the 49 listed companies are taken from financial statement in the Indonesian Capital Market Directory with time analysis range from 1992-1997. The sample consists of 32 companies use bank loans and 17 companies with no bank loans. Herewith, bank loans refer to the companies' long-term debt from the bank. The variables used are leverage of the firm as the dependent variable and bank loans dummy as the only one independent variable. Whether there are other factors influencing the determination of bank loans, the control variables were used in

the model that consist of volatility (VOLTL), fixed assets value (FIXASS), profitability (PROFIT), market-to-hook-ratio (MKTBR), and firm size (SIZE).

The result of the difference-in-mean-leverage-test shows that the companies use bank loans have higher mean leverage which 0.55719 compare to those without bank loans which 0.41424. Those are significant at 0.05 (p=0.009**). From the regression analysis, the result is also significant at 0.05 (p= 0.049**). While from the Chow-test analysis, the observed F value (3.809) is higher than the critical F value (2.25) at chosen level (p=0.05), which means that there are factors influencing both sample firms' leverage

Kata Kunci : bank loans, leverage, uji beda rata-rata leverage, analisis regresi, Chowtest, bank loans, leverage, difference-in-mean-leverage-test, regression analysis, Chow-test


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.