Laporkan Masalah

ANALISIS KONSISTENSI EVA DAN RASIO PROFITALIBILITAS SEBAGAI ALAT UKUR DALAM PENCIPTAAN NILAI BAGI PEMEGANG SAHAM

Theresia Sih Widiati (Pemb : Prof.Dr.Eduardus Tandelilin, M.B.A), Prof.Dr.Eduardus Tandelilin, M.B.A

2005 | Skripsi | S1 Management

Pada dasarnya tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah untuk memaksimalkan shareholders' equity yang dilakukan dengan memaksimalkan laba. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan perlu melakukan evaluasi atas kinerjanya, pendekatan untuk menilai kinerja atau kondisi keuangan perusahaan yang biasanya dipakai adalah mengevaluasi laporan keuangan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan. Economic Value Added (EVA) muncul sebagai metode barn sekaligus memunculkan kontroversi perlu tidaknya pemakaian EVA dalam evaluasi kinerja perusahaan. EVA memberikan keunggulan sekaligus kelemahan dibandingkan dengan rasio keuangan. Hasil hasil penelitian sebelumnya menunjukkan kesimpulan yang berbeda-beda atas

kemampuan EVA.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat konsistensi antara rasio profitabilitas dan EVA dalam mengukur kinerja perusahaan serta melihat kemampuan EVA dibandingkan dengan rasio profitabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh diharapkan berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan teRhadap kinerja perusahaan dan terutama bagi perusahaan sendiri dapat memilih metode pengukuran mana yang akan digunakan untuk melihat hasil kinerja perusahaan sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan perusahaan.

Dalam menguji konsistensi ini, digunakan sampel sebanyak 39 perusahaan dan industri manufactur. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang disesuaikan dengan kualifikasi tertentu.

Penelitian ini menggunakan dua hipotesis, hipotesis pertama adalah ada inkonsistensi EVA dan rasio profitabilitas dalam mengukur kinerja perusahaan dalam hal ini return saham. Kemudian hipotesis kedua adalah EVA lebih mampu mengukur kinerja perusahaan daripada rasio profitabilitas. Untuk menguji hipotesis ini, digunakan uji Kendall's W dalam melihat konsistensi antara EVA dan rasio profitabilitas. Uji paired samples t test digunakan untuk melihat apakah terdapat beda antara EVA dan rasio profitabilitas. Uji korelasi dilakukan untuk melihat korelasi antara EVA dan rasio profitabilitas.

Hasil penelitian terhadap uji konsistensi Economic Value Added dan rasio profitabilitas untuk masing-masing tahun penelitian maupun uji konsistensi semua periode penelitian secara bersamaan menunjukkan bahwa kedua alat ukur ini memberikan hasil yang konsisten. Kemampuan Economic Value Added dan rasio profitabilitas adalah sama dalam mengukur kinerja perusahaan atau dengan kata lain Economic Value Added tidak lebih baik daripada rasio profitabilitas dalam menjelaskan kinerja perusahaan.

Pihak manajemen perusahaan dapat menggunakan rasio profitabilitas dalam menilai kinerja perusahaan karena rasio profitabilitas sudah dapat mencerminkan kondisi perusahaan di pasar. Penilaian kinerja dengan menggunakan Economic Value Added tetap dapat digunakan tetapi sebagai pelengkap saja.

Kata Kunci : EVA, rasio profitabilitas, saham


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.