Laporkan Masalah

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT DALAM PENETAPAN ANGGARAN PENGELOLAAN SAMPAH DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTAMADYA BANJARMASIN

THALMI HASANI (Adv : Dr. Faried Wijaya M., M.A.), Dr. Faried Wijaya M., M.A.

1998 | Tesis | S2 MEP

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biaya (cost) dan manfaat (benefit) pengelolaan sampah di Daerah Tingkat H Kotamadya Banjarmasin, dan menganalisis tingkat kelayakannya dengan membandingkan biaya dan manfaat sehingga dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk perencanaan anggaran pengelolaan sampah dan penetapan tarif retribusi kebersihan di Kotamadya Banjarmasin.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari dinas-dinas pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, survei lapangan, dan studi kepustakaan. Metode

analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah Net Present Value dan Net Benefit Cost Ratio.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang dibiayai dari dana APBD Tingkat II menghasilkan nilai NPV yang positif dan B/C rasio > 1, yang berarti layak untuk dilaksanakan. Namun jika anggaran pengelolaan sampah dibiayai dari APBD Tingkat II dan bantuan luar negeri

akan menghasilkan nilai NPV negatif dan B/C ratio < 1 berarti tidak layak untuk dilaksanakan.

This research aims to calculate the cost and benefit of refuse management in Banjarmasin Municipality, and analyze its feasibility by comparing the cost and benefit so that it can be used as the reference for the budget planning of refuse management and the tariff regulation of cleaning

retribution in Banjarmasin Municipality.

This research uses primary and secondary data obtained from

government offices in charge with refuse management, field survey, and library research. The analysis methods used in this research are Net Present Value and Net Benefit Cost Ratio.

The results of this research indicate that the refuse management financed by the budget of Banjarmasin Municipality has positive NPV and B/C ratio > 1, meaning that the refuse management is feasible to be done.

However, if the budget of refuse management is financed by the local budget and foreign loan, it has negative NPV and B/C ratio < 1, meaning that it is not feasible to be done.

Kata Kunci : Penetapan Anggaran, PEngelolaan Sampah, Banjarmasin


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.