Laporkan Masalah

ANALISA DELISTING (Studi Kasus Pada Bursa Efek Jakarta)

Tarmanta (Pembimbing: Dr. Jogiyanto Hartono, MBA.), Dr. Jogiyanto Hartono, MBA.

2001 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model prediksi yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan emiten yang terkena delisting dan yang tidak terkena delisting. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio keuangan yang termasuk dalam kelompok rasio Solvabilitas, rasio Profitabilitas dan rasio Aktivitas, adapun rasio keuangan tersebut adalah Rasio Total Kewajiban terhadap Total Aset, Rasio Ekuitas Terhadap Aset, Rasio Total Kewajiabn Terhadap Ekuitas, Rasio Return on Equity dan Rasio Perputara Total Aktiva.

Metode yang digunakan untuk membentuk model prediksi adalah Multivariate Discriminant Analysis. Metode ini merupakan metode yang dianggap tepat untuk menghasilkan suatu indeks yang memungkinkan pengklasifikasian dari ciri-ciri pengamatan kedalam salah satu kelompok dari beberapa kelompok yang telah ditentukan terlebih dahulu. Analisa MDA menghasilkan model prediksi sebagai berikut :

Zʝĸ = -0,632 +1,605X1 +1,098X2 + 0,005X3 + 0,412X4 + -0,096X5 + 0,756X6


Dimana

X1 = Rasio Ekuitas Terhadap Total Aset

X2 = Rasio Kewajiban Terhadap Total Aset

X3 = Rasio Kewajiban Terhadap Ekuitas

X4 = Rasio Net Profit Margin

X5 = Rasio Perputaran Total Aktiva

X6 = Rasio Return On Equity


Keakuratan pengklasifikasian model yang terbentuk untuk satu tahun

sebelum tahun delisting adalah 82%. Tingkat keakuratan model turun menjadi

72% untuk prediksi dua tahun sebelum delisting.

Kata Kunci : analisis delisting, BEJ Jakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.