Laporkan Masalah

Pengaruh Faktor Demografi Derektur Terhadap Hubungan antara Corporate Governance dengan Earnings Management

TANTRI, SAKINA NUSARIFA (Pembimbing: Mahfud Sholihin, Ph.D), Mahfud Sholihin, Ph.D

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Di Indonesia telah lama berkembang isu corporate governance etapi belum banyak yang menanggapi secara serius. Dalam banyak penelitian, corporate governance dikenal sebagai suatu sistem yang dapat digunakan untuk meminimalkan earnings management, yang dalam hal ini terkait dengan isu etika. Isu etika melibatkan faktor demografi. Pihak yang melakukan earnings management adalah manajemen yang diwakili oleh Dewan Direksi. Penelitian ini menggunakan variabel rata-rata usia, proporsi direktur dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan bisnis, dan keberadaan wanita dalam dewan direksi sebagai faktor demografi direktur. Dalam pengaruh faktor demografi, belum ditemukan satu kesimpulan yang selaras sehingga diperlukan penelitian serupa dengan proksi dan alat analisis yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan IGOV sebagai proksi kualitas corporate governance, discretionary accrual model Kothari, Leone, Weasley (2005) sebagai proksi dari earnings management, rata-rata usia, proporsi direktur dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan bisnis, dan variabel dummy keberadaan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor demografi direktur berpengaruh signifikan terhadap hubungan negatif antara corporate governance dengan earnings management.

Corporate governance is an issue known many years ago but not many companies in Indonesia responses because it has not felt its importance. In many studies, corporate governance can be used to minimize earnings management, related to ethical issues. Ethical issues involving demographic factors. Parties who perform earnings management is management, represented by the Board of Directors. This study uses average variable age, the proportion of directors with a background of economics and business education, and the presence of women on the board of directors as the demographic factors. Many previous studies have not reached a consistent conclusion so it is necessary to improve the studies with better analysis proxies and tools. This study uses: IGOV as a proxy for the quality of corporate governance, discretionary accrual model of Kothari, Leone, Weasley (2005) as a proxy of earnings management, the average age, proportion of directors whose education background of economics and business education, and dummy variable for presence of women. Results shows that demographic factors significantly influence the director of a negative relationship between corporate governance with earnings management.

Kata Kunci : corporate governance, earnings management, demographic factors.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.