Berbagai variabel yang berpengaruh terhadap nilai Kontrak industri leasing sebagai alternatif pembiayaan Di luar bank di indonesia periode 1975-1992
Tamjuddin (Adv:Prof . Dr . Sukanto Reksohadiprodjo,M.com), Prof . Dr . Sukanto Reksohadiprodjo,M.com
1993 | Tesis | S2 Economics
Penelitian ini diutamakan untuk mengetahui dari beberapa varia.bel yang berpengaruh terhadap nilai kontrak untuk tiap usaha. dari industri leasing dan kaitannya. de.ngan perilakn dunia usaha. yang menggunakan sumber pembiayaan untuk keperluan barang-barang modal, sebagai alterlatif pembiayaan di luar bank. Untuk analisis sektor- sektor usah.a yang terdapat pada. industri di kellompokkan dalam tujuh sector usaha. selama periode tertentu dari tahun 1975 sampai dengan 1992.Karakteristik sektor usaha yang berbeda, dari varia.bel yang b erpengaruh maupun kecendrungan arah pertumbuhan. Penggunaan analisis untuk data times series dengan Regresi Berganda, formulasi model pertumbuhan sektor usaha digunakan alisis trend non terdapat lagi untuk variabel Sedangkan arah linier pangkat tiga, analisis kualitatif berada di luar Hasil penelitian memberikan gambaran masing-masing dengan variabel yang mempengaruhi secara positif terhadap nilai kontrak adalah variabel Produk Domestik satu tahun sebelumnya. (GDP-1), Nilai kurs, Harga minyak bumi dan dummy tahun 1989. Kebijakan ekonomi dalam hal insentif untuk impor barang modal berfasilitas terdapat pada sector usaha. transportasi dan varaibel yang bepengaru h secara negatifa adalah : Tingkat bunga rata-rata per tahun yang berlaku satu tahun sebelumnya (Int-l). dan dummy tahun 1984. Yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi pada sektor perpajakan. Adapun arah pertumbuhan secara umum positif hanya terlihat sejak tahun 1991 yang mengarah negatif tajam adalah usaha pertambangan dan konstruksi. Implikasi yang mendukung kondisi usaha pembiayaan bilamana ada peraturan yang konsisten sehingga industry leasing dapat tumbuh dan diperkirakan akan berkembang lebih pesat lagi dengan berperannya lembaga keuangan lainnya. Masalah pendanaan tidak tergantung pada sector lembaga perbankan saja dan diperlukan peraturan yang spesifik dari tiap sektor usaha yang dapat meningkatkan industri leasing.
This study is particularly aimed. to know the variables influencing contract value on each sector of
leasing industry and its connection with business behavior which use financing source for capital need, as financing alternatif. To analyze the sectors on industry. there are seven groupings during definite periode from 1975 to 1992 using differen sectors characteristic, both influential variable and developmental direction trend formulation lag model for definite variable, while cube trend non linier analysis for business development descriptive analysis is place out of model. The result of the study indicated that previous year Gross Domestic Product (GDP-1 ) , foreign exchange rate (forex), Oil prices {Hrninasi and government policies (1989 dummy) have positive influence to the contract value.as economics policy on incentive for fasilitated. capital product import is on transportation sector. Some variables which have negative influence on contract value a.re the previous interest rate per year (INT-1), dummy (d84) and connection with economic. policy and tax sectors. In general developmental be positive in 1991, and sharp direction negative seem to seem from mining only and construction sectors. The implication and policies for leasing industry is to pose a government policy to provide a suitable climate for financing business and to support others financing institutions. A spesific of regulation or deregulation for the leasing industry of each sector will increase the growth of leasing industries.
Kata Kunci : leasing,pembiayaan