Strategi Kepatuhan Sarbanes Oxley Act of 2002 Section 404 (SOX 404) untuk Proses Inventory di Chevron Indonesia Company
Sylvia, Debby, Taufikur Rahman, S.E., M.B.A., Ak.
2007 | Skripsi | S1 Extention - AccountingKejatuhan Enron dan adanya skandal pelaporan keuangan beberapa perusahaan besar di Amerika merupakan latar belakang diciptakannya undang-undang Sarbanes Oxley (SOX) oleh Kongres Amerika. Undang-undang Sarbanes Oxley pasal 404 adalah bagian yang mengatur pengendalian internal terhadap kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak terhadap laporan keuangan baik secara langsung maupun tidak. Kongres berharap bahwa aplikasi SOX 404 akan menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan pada akhirnya mengembalikan kepercayaan investor pada pasar modal Amerika. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi strategi kepatuhan SOX 404 untuk proses Inventory di Chevron Indonesia Company. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah triangulasi, yaitu gabungan antara wawancara, observasi, dan penelaahan dokumen. Langkah yang ditempuh untuk menganalisis data, yaitu analisis komparatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa implementasi SOX 404 yang dilakukan oleh Chevron Indonesia Company telah memenuhi persyaratan yang ada di dalam undang-undang SOX 404. Kata kunci: Undang-undang Sarbanes Oxley pasal 404, strategi kepatuhan SOX 404, proses inventory
The fall of Enron and financial reporting scandals in some big companies in America are the background of Sarbanes Oxley act creation by American Congress. Sarbanes Oxley act section 404 is a part that regulates internal control of activities which directly and indirectly affect financial statement. Congress hopes that SOX 404 aplication will yield more reliable financial statement and at last, recover investors belief at the America capital market. The main goal of this research is to comprehend about the implementation of SOX 404 compliance strategy for inventory process at Chevron Indonesia Company. The technic which is used to collect datas is triangulation technic which combines interview, observation, and documentations review. The step that is taken to analyze datas is comparative analysis, which compares data from the company with SOX 404 theory. The research result shows that SOX 404 implementation which has been done by Chevron Indonesia Company is complied with requirements in Sarbanes Oxley act section 404. Keyword: Sarbanes Oxley act section 404, SOX 404 compliance strategy, inventory process
Kata Kunci : Strategi Kepatuhan; Sarbanes Oxley Axt; SOX 404; Inventory; Chevron Indonesia