PENGARUH PROFITABILITAS DAN NILAI PASAR PERUSAHAAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA
Syamsul Bachri (Adv : Prof.DR.Bambang Riyanto), Prof.DR.Bambang Riyanto
Tesis ini bertujuan untuk menguji apakah profitabilitas dan nilai pasar perusahaan berpengaruh terhadap perubahan harga saham di Bursa Efek Jakarta selama 1993- 1994. Profitabilitas diwakili oleh rasio-rasio: profit margin to sales (PAYS), basic earnings power (BEP), return on assets (ROA), dan return on equity (ROE). Rasio-rasio ini bertujuan untuk mengukur kemampuan perusahaan yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan investasi. Sementara rasio nilai pasar perusahaan mencakup price earnings ratio (PER) dan market to book value ratio (IIBR). Rasio-rasio ini bertujuan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai pasar melampaui pengeluaran investasi.
Sampel yang digunakan sebanyak 20 perusahaan dengan kriteria paling aktif berdasarkan frekuensi perdagangan selama tahun 1993 dan 1994. Femilihan sampel ini menggunakan metode purpossive random sampling. Sampel yang terpilih, dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dan kemudian dilanjutkan dengan uji ekonometrika (multikolinearitas, otokorelasi, dan heteroskedastisitas).
Berdasarkan hasil uji multikolinearitas diketahui bahwa variabel profit margin to sales dan return on assets harus dikeluarkan dari model, sehingga penelitian ini hanya mencakup 4 variabel independen lainnya, yaitu BEP, ROE, PER, dan MBR. Dari hasil analisis regresi diperoleh nilai R2 sebesar 0,44. Hal ini berarti bahwa sekitar 44% dari variasi perubahan harga saham dapat dijelaskan oleh BEP, ROE, PER, dan MBR, selebihnya tidak dapat dijelaskan. Hasil analisis tersebut juga memperlihatkan bahwa tiga diantara empat variabel independen yang dipergunakan, tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Satu-satunya variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham selama periode penelitian adalah market to book value ratio (HBR).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para (calon) investor akan memperhatikan market to book value, jika mereka ingin melakukan transaski saham di lantai bursa. Hanya saja, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa factor fundamental, khususnya kondisi emiten, kurang diperhatikan oleh para (calon) investor dalam melakukan transaksi saham selama tahun 1993 - 1994.
This study is to examine whether profitability and market value of enterprise affects on the stock price in Jakarta Stock Exchange for 1993 to 1994. The profitability is represented by the following ratios: profit margin to sales (PMS), basic earnings power (BEP), return on assets (ROA), and return on equity (ROE). These ratios are to measure the capability of enterprises showed by the profit derived from sales and investment. While the market value ratios include price earning ratio (PER) and market to book value ratio (MBR). These ratios are to measure the enterprises' capability of creating the market value than investment expenditures.
The samples are the 20 most active stocks in trading during the period of 1993 to 1994. The samples is selected based on the purpossive random sampling. The elected samples are analized by multiple regression. The findings indicate that profit margin to sales, return on equity, and price earning ratio have insignificant effects on the stock price changes. While market to book value ratio significantly affects on the stock price changes.
The findings suggest that the investors would consider the market to book ratio in estimating the price of the stock. However, it can be said that the fundamental factors, ie., insuing companies condition, were less considered by investors in transacting stocks in the period of 1993 to 1994.
Kata Kunci : saham, Perusahaan Go Public, BUrsa Efek Jakarta, Profitabilitas, NIlai Pasar PErusahaan