Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Komitmen Terhadap Perubahan pada Coping terhadap Perubahan Dalam Organisasi

SYAHRIL (Adv: Hani Handoko, Dr., M.B.A.), Hani Handoko, Dr., M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh komitmen terhadap perubahan pada coping terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan melakukan diagnosis terhadap respon karyawan pada dukungan terhadap perubahan organisasional. Peneliti menggunakan desain survei dalam mengumpulkan data dari responden. Instrumen penelitian ini diadaptasi dari skala komitmen terhadap perubahan yang dikembangkan oleh Herscovitch dan Meyer (2002) dan skala coping terhadap perubahan yang dikembangkan oleh Judge et al. (1999). Konteks perubahan organisasional pada penelitian ini adalah reformasi birokrasi pada Departemen Keuangan Republik Indonesia, yang diimplemetasikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui reformasi kepabeanan. Kantor Pelayanan Utama DJBC Tanjung Priok merupakan pilot project implementasi reformasi kepabeanan. Responden penelitian ini adalah 102 orang karyawan pada KPU DJBC Tanjung Priok dengan respon rate 78,5%. Pengujian pengaruh komitmen terhadap perubahan pada coping terhadap perubahan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen afektif terhadap perubahan berpengaruh positif dan signifikan pada coping terhadap perubahan, dan komitmen kontinuans terhadap perubahan berpengaruh negatif dan signifikan pada coping terhadap perubahan. Keberhasilan implementasi perubahan dalam organisasi didukung oleh komitmen karyawan terhadap perubahan. Karyawan dengan komitmen terhadap perubahan mampu melakukan coping terhadap perubahan.Komitmen afektif terhadap perubahan yang tinggi dan komitmen kontinuans terhadap perubahan yang rendah menghasilkan kemampuan karyawan coping terhadap perubahan yang baik.

This research aims to examine the influence of commitment to change in coping with change. This research aims to examine the response of employees to support organizational change. Researchers used a survey design in collecting data from respondents. This research instruments adapted from the scales of commitment to change which were developed by Herscovitch and Meyer (2002) and the scale of coping with changes were developed by Judge et al. (1999). The context of organizational change in this study was the bureaucracy reform at the Ministry of Treasury, which was implemented by the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) through customs reform. KPU DJBC Tanjung Priok was the pilot project implementation of customs reform. Respondents of this study are 102 employees of the KPU DJBC Tanjung Priok with a high response rate at 78.5%. Testing the influence of commitment to change in coping with changes using simple regression analysis. The results of this study indicate that affective commitment to change have positive and significant impact on the coping with change, and continuance commitment to change have negative and significant impact on the coping with change. Successful implementation of change in the organization is supported by employeeÂ’s commitment to change. Employees with a commitment to change can coping with change. High affective commitment to change and low continuance commitment to change make a good coping with change.

Kata Kunci : commitmen to change, coping with change, KPU DJBC Tanjung Priok, komitmen terhadap perubahan, coping terhadap perubahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.