Laporkan Masalah

Dampak Penerapan Income Alternatif Pada Penilaian Kinerja BUMN di Indonesia

Syafruddin, Muchamad (Adv.Dr. Mas'ud Machfoed, MBA, Akt), Dr. Mas'ud Machfoed, MBA, Akt

2016 | Tesis | S2 Accounting

Tujuan utamapenelitian ada dua, yaitu (1) untuk menentukan apakah ada perbedaan antara metode penentuan income konvensional dengan metode penentuan income altematif, dan (2) untuk menentukan dampak penerapan metode penentuan income alternatif pada ukuran kinerja (ROI) BUMN di Indonesia Makna tujuan kedna ini adalah apakah ada perbedaan antara ROI dengan dasar penentuan income konvensional dengan ROI dengan dasar penentuan income alternatif Untuk mencapai tujuan ini ada 3 (tiga) hipotesa yang ditentukan dan diuji.





Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan angka indeks harga umum. Dari jumlah populasi 180-an BUMN, sejumlah 18 BUMN menjadi sampel penelitian. Ada dua jenis alat statistik, yaitu uji beda rata-rata (t test) dan uji korelasi beda ranking (r test) Spearman yang digunakan untuk menguji hipotesa-hipotesa.





Hasil penelitian menyatakan bahwa ada perbedaan secara signifikan antara penentuan income konvensional dengan penentuan income alternatif Hasil penelitian lainnya yaitu juga terdapat perbedaan secara signifikan antara kinerja (ROI) BUMN dengan cara konvensional dengan kinerja (ROI) BUMN dengan cara alternatif Sesuai dengan hipotesa yang ada, hasil penelitian ketiga adalah bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara ranking kinerja (ROI) yang ditentukan dengan cara konvensional dengan ranking kinerja (ROI) yang ditentukan dengan cara alternatif Observasi berdasar literatur review menyatakan bahwa seharusnya metode penentuan income dan kinerja (ROI) bagi BUMN ditentukan dengan cara metode alternatif

The major purposes of this study were twofold: (1) to determine the deference between conventional income method and alternative income method, and (2) to identify how performance of state owned enterprises (return on investment) in Indonesia is impacted by alternative income method. It means what deference between return on investment (ROI) based on conventional income mehod and return on investment (ROI) based on alternatif income method. To achive these, there are 3 (three) hypotheses deter-mined and tested.





Data used is secunder data, financial statement and consumer price index. In this study, the sampling frame of 180's population was 18 state owned enterprises. There are two types of stattistical analysis to test the hypotheses. Hypothesis one and two were tested using t test. Hypothesis three was tested using r Spearman.





The study found that there is significantly deference betwen conventional income and alternative income. It is also significantly deference between return on investment (ROI) based on convensional income (conventional ROI) and return on invesment (ROI) based on alternative income (alternative ROI). According to the third hypothesis, the third found state that there is deference correlation between rank determined conventional ROI and alternative ROI. Finally, the conclusion propose that determining income based alternative method should be apllied in state owned enterprises Indonesia.

Kata Kunci : Income Alternatif, Penilaian Kinerja, BUMN, Indonesia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.