Laporkan Masalah

Pengaruh kompetensi terhadap kualitas pemeriksaan pajak dengan tekanan waktu sebagai variabel pemoderasi: studi empiris pada KANWIL DJP Jawa timur I

SUYANI, EMIK , Drs. Sugiarto, M.Acc., MBA

2009 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Pemeriksa pajak memiliki peranan sentral dalam meningkatkan penerimaan pajak karena hanya pemeriksa pajak yang dapat memeriksa laporan keuangan pajak dari Wajib Pajak dan mengidentifikasi profil risiko Wajib Pajak yang membayar kurang dari yang seharusnya. Peranan pemeriksa pajak dalam meningkatkan penerimaan pajak tergantung pada kualitas pemeriksaan pajak yang telah dilakukannya. Dalam literatur sumber daya manusia, kompetensi digunakan untuk memprediksikan kinerja pekerja. Di sisi lain, kinerja pekerja dipengaruhi oleh tekanan waktu. Penelitian sebelumnya memberikan bukti bahwa pekerja akan mencapai kinerja terbaiknya ketika mereka berada pada tingkat tekanan waktu yang sedang dibandingkan dengan tekanan waktu yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kualitas pemeriksaan pajak dan juga ingin mengetahui pengaruh variabel moderasi (tekanan waktu) terhadap hubungan antara kompetensi dan kualitas pemeriksaan pajak.


Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemeriksa pajak pada kantor pelayanan pajak di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur I yang berdasarkan daftar pada sistem informasi DJP berjumlah 149. Penelitian ini menggunakan pengambilan sampel berdasarkan kemudahan (convenience sampling) yang mana 130 kuesioner dikirimkan secara langsung melalui orang penghubung (contact person) di masing-masing kantor pelayanan pajak. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan regresi sederhana dan regresi berjenjang.


Hasil menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas pemeriksaan pajak. Penelitian ini menemukan bukti bahwa interaksi kompetensi dan tekanan waktu tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pemeriksaan pajak.

Tax auditor has a central role in increasing tax revenue because only tax auditor who can verify the tax financial statement of taxpayer and identify risk profile of taxpayer who pay less than should be. The role of tax auditor in increasing tax revenue depends on tax audit quality has been done. In human resource literature, competency is used to predict worker's performance. On the other side, worker's performance is affected by time pressure. Prior research provide evidence that workers achieved their best performance under moderate levels of time pressure instead of too low or too high time pressure. This research want to know the effect of competency to tax audit quality and also want to know the impact of moderating variable (time pressure) to the relationship between competency and tax audit quality.


Population in this research is entire tax auditors exist in East Java I region tax offices, as according to list in information system of Tax General Directorate amounting to 149. This research use convenience sampling where 130 questionnaires are delivered directly through contact person in each tax office. The research hypothesis are tested by implementing simple regression and hiearchical regression.


The result indicates that competency affected tax audit quality significantly. This research found evidence that interaction between competency and time pressure do not have significantly effect to the tax audit quality.

Kata Kunci : kompetensi, tekanan waktu, kualitas pemeriksaan pajak.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.