Laporkan Masalah

Studi Kasus Barrier to Change di Organisasi Mahasiswa jama'ah Shalahuddin Universitas Gadjah Mada

SUWARNO, WANDI , Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA.

2007 | Skripsi | S1 Management

Perubahan adalah suatu yang tidak bisa dihindari. Lingkungan ini selalu berubah dari waktu ke waktu. Sebagaimana organisasi lainnya, organisasi mahasiswa Jama"ah Shalahuddin Universitas Gadjah Mada juga menghadapi tantangan perubahan di lingkungan internal dan eksternalnya. Meskipun JS dipersepsikan oleh anggotanya sebagai organisasi yang adaptif terhadap perubahan, JS menghadapi berbagai kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan. Kegagalan JS - beradaptasi dengan perubahan - memiliki dampak yang besar dalam kinerjanya untuk memberikan pelayanan bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada dan masyarakat. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan model diagnosa yang digunakan oleh JS untuk mendiagnosa perubahan dan mengeksplorasi faktor-faktor yang menjadi hambatan perubahan bagi JS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa JS memiliki sebuah model untuk mendiagnosa perubahan yang disebut sebagai Analisa Sosial. Ada dua model Analisa Sosial yaitu Analisa Sosial untuk men-design program dan Analisa Sosial untuk men-design JS. Faktor-faktor hambatan perubahan yang bisa dieksplorasi terbagi menjadi dua yaitu hambatan personal dan organisasional. Hambatan personal terdiri atas kompetensi dan komitmen anggota, dan manajemen kegiatan. Untuk hambatan organisasional, pada elemen kepemimpinan organisasional ada permalahan dalam sinergisitas, komunikasi, visi, kontrol dan pengarahan, kompetensi, delegasi serta perencanaan. Pada elemen struktur organisasi, hambatannya adalah kuantitas sumber daya manusia, sekat antar departemen, adanya beban tanggung jawab yang berlebih dan ketidakjelasan fungsi. Pada elemen budaya organisasi, kurangnya kebersamaan antar anggota JS merupakan sebuah hambatan terhadap perubahan. Elemen politik organisasional tidak mEnjadi hambatan perubahan bagi JS untuk berkembang. Kata Kunci: Model Diagnosa Perubahan, Hambatan Perubahan.

Change is something that can not be avoided. This environment always changes time to time. As like other organization, student organization of Jama"ah Shalahuddin (JS) Gadjah Mada University also faces the challenges of change on its internal and external environment. Although JS is perceived by its members as adaptive organization, JS faces difficulties to adapt with the changes. The failures of JS -adapt with the changes- have a big impacts on its performance to give services for student of Gadjah Mada university and society. This case study research aims to describe the diagnosis models that use by JS to diagnose changes and explore factors that become barrier to change for JS. The results of this research show that JS has a model to diagnose change that is called as Social Analysis. There are two models of Social Analysis: 1) Social Analysis to design program, and 2) Social Analysis to design JS. Factors of barrier to change that can be explored are divided into personal and organizational barrier. Personal barriers consist of competency and commitment of the member and event organizing. For organizational barrier, on the element of organizational leadership there are problems in synergistic, communication, vision, control and direction, competency, delegation, and planning. On the element of organizational structure, the barriers are quantity of human resource, partition among departments, overload responsibility, and unclear function. On the element of organizational culture, lack of relations among people in JS is a barrier to change. The element of organizational politics doesnot give any barrier to change for JS to develop. Keywords: Change Diagnosis Model, Barrier to Change.

Kata Kunci : Model Diagnosa Perubahan, Hambatan Perubahan, Change Diagnosis Model, Barrier to Change, manajemen Organisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.