Pengaruh posisi modal dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan perbankan di Indonesia
Susenohaji (Adv. Dr. Suwardjono), Dr. Suwardjono
Penelitian ini bertujuan untuk mengonfinnas dan menginvestigasi hubungan antara posisi modal dan ukuran perusahaan dengan mana emen laba. Temuan penelitian empiris menunjukkan adanya basil yang inkonsisten. Hipotesis diajukan adalah: (1) posisi modal
berhubungan negatif dengan manajemen laba dan (2) ukuran perusahaan berhubungan
negatif dengan manajemen laba.
Subyek penelitian adaIah 132 tahun sampel bank selama 2002-2006 yang dikumpulkan dengan metode arsip dari direktori Bank Indonesia. Sampel dikelompokkan dalam dua group yaitu 66 tahun sampel bank memiliki posisi modal kritis (model kritis) dan 66 tahun sampel bank tidak memiliki posisi modal kritis (model non-kritis). Anatisis data dilakukan melaui tiga tahap, yaitu: (I) aJali is regresi tinier berganda; (2) anaIisis uji perbedaan koefisien estimasi (beta); dan (3) m lalui anaIisis grafik basil perhitungan derivasi parsial matematis.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hub gan negatif signifikan antara posisi modal dan manajemen laba pada tingkat signifikansi 5 %, baik untuk kritis (0,019) maupun untuk non-kritis (0,040). Hubungan negati signifIkan juga terjadi antara ukuran perusahaan dengan manajemen laba, baik untuk model kritis (0,015) maupun model non-kritis (0,014). Hasil..uji beda menunjukkan adanya perbedaan beta antara model kritis dan non-loitis secara signifikan statistis. Hal ini berart pertama, posisi kritis modal benar¬benar memiliki pengaruh yang berbeda terhadap manajemen laba perbankan. Kedua, model kritis memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan model non kritis. Terakhir, hasil perhitungan derivasi parsial matematis men asilkan grefik yang berbeda, yaitu grafik yang curam (tindakan agresif) untuk model kritis dan grafik landai untuk model non-kritis (tindakan kurang agresif). Temuan empiris ini mendukung hipotesis manajemen modal (Moyer, 1990; Beatty, 1995; Ahmed et aL 1999) dan hipotesis kos politis (Watts dan Zimmerman, 1985; Hall dan Stammerjohan, 1997).
This research aims at confirming and investigating the relation of capital position and firm size with earnings management The empirical findings of this research show inconsistence. The hypotheses of this research are: (1) capital position has a negative correlation with earnings management and (2) firm size negatively correlates with ¬earnings management.
The subjects of this research are 132 bank firm-year samples during 2002-2006 that was collected using archival method from the directory of the Indonesian Central Bank. The samples were categorized into two sample- groups namely 66 banks with critical capital position (critical model) and 66 banks with uncritical capital position (non-critical model). Data analysis is done in three phases. namely: (1) multiple linear i-egression analysis; (2) analysis of the differences of coefficient regression (beta); and (3) graphic analysis resulted from mathematical partial derivation.
The result of this research shows a significant negative correlation between capital position and earnings management on 5 % of significance lee 1, whether for critical category (0,019) or uncritical one (0,040). A significant negative correlation occurs between firm size and earnings management, both for critical model (0,015) and uncritical model (0,014). The result of t test shows a statistically significant beta difference between critical model and uncritical model This means: First, critical capital position has significantly different influences on earnings managements of banks. Secondly, compared uncritical model, the critical model has stronger influences on earnings management. Lastly, the result of mathematical partial derivation calculation indicates different figures, namely leaning graphic (aggressive actions) for critical model and flat graphic for uncritical model (less aggressive actions). The finding of this research supports previous hypotheses on capital management (Moyer, 1990; Beatty, 1995; Ahmed et al. 1999) and political cost hypotheses (Watts dan Zimmerman, 1985; Hall dan Stammerjohan, 1997).
Kata Kunci : manajemen laba bank, posisi modal, ukuran perusahaan, hipotesis manajemen modal, hipotesis kos politis.