Laporkan Masalah

Analisis efisiensi teknis perbankan di Indonesia, aplikasi data envelopment analysis dan tobit model analysis, 2001-2007

Supriyanto, A. Tony Prasetiantono, Ph.D.

2009 | Skripsi | S1 Economics

Efisiensi teknis merupakan salah satu ukuran dari kinerja operasional suatu institusi perbankan. Namun demikian perbankan di Indonesia dikatakan belum bekerja secara efisien. Hal ini dikarenakan tingkat suku bunga yang relatif lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain. Penelitian ini berusaha mengukur tingkat efisiensi teknis perbankan di Indonesia dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi tersebut. Dengan sampel 30 bank yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2001-2007, penelitian ini menggunakan perpaduan dari metode data envelopment analysis (DEA) dan tobit model analysis.


Penelitian ini menyimpulkan bahwa bank-bank non BUMN bekerja lebih efisien di bandingkan ban-bank BUMN. Hal ini berkaitan dengan peran bank BUMN sebagai bagian dari agents of develoment. Sementara itu capital adequacy ratio (CAR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat efisiensi teknis perbankan. Sedangkan beberapa variabel lain yaitu ukuran bank, profitabilitas berpengaruh positif tetapi tidak cukup signifikan terhadap efisiensi teknis perbankan.

Technical efficiency is one of the banking operational performance criteria. But, people said that Indonesian banking are relatively not working efficiently because its high interest rate. However, this paper tries to measure the Indonesian banking's technical efficiency and seeks the factors that influence it. This research is using 30 banks listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) in 2001-2007. The methods that use in this paper are the combination of data envelopment analysis (DEA) and tobit model analysis.


This research conclude that private banks work relatively efficient than nonprivate one. It is related with their function to be one of the agents of development. Besides that, this paper also said that capital adequacy ratio (CAR) has a negative and significant relationship with the rate of banking technical efficiency in Indonesia. But, the others variables-bank size and profitability-do not have any significant effect to their own technical efficiency.

Kata Kunci : efisiensi teknis, perbankan, DEA, Tobit, kepemilikan, CAR.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.