ANALISIS POLA KOMPENSASI Sistem Online Payment Point (SOPP) DI PT Telkom Divisi Regional II Jakarta
Supriasri, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A.
2007 | Tesis | S2 Magister ManagementStrategi analisis dan evaluasi, adalah merupakan suatu teknik pengukuran dengan menggunakan scoring technique yang didasarkan pada prinsip bahwa, semua perangkat teknologi informasi yang diimplementasikan dalam perusahaan harus secara jelas dan tegas mendukung strategi generik perusahaan, sehingga keberadaannya harus dikaji secara sungguh-sungguh. Michael Porter dalam teori competitive advantage-nya yang terkemuka mengatakan, bahwa hanya ada dua strategi yang dapat membuat perusahaan unggul dibandingkan dengan kompetitornya, yaitu melalui Cost Reduction dan differentiation. Jika implementasi sebuah aplikasi teknologi informasi terbukti dapat mengurangi sejumlah atau sekelompok biaya organisasi misalnya biaya transaksi atau komunikasi, maka teknologi tersebut dianggap tepat untuk diterapkan oleh perusahaan. Demikian juga jika aplikasi sebuah teknologi informasi dapat membuat perusahaan memiliki sesuatu yang membedakannya dengan perusahaan lain, atau mempunyai sesuatu yang "lain dari yang lain", maka keberadaannya dianggap tepat dalam kerangka strategis perusahaan. Penelitian ini berisi tentang analisis Pola Kompensasi Sistem Online Payment Point (SOPP) di PT Telkom Divisi Regional II Jakarta. Penelitian dilakuan dengan cara pengumpulan data sesuai dengan variabel-variabel yang dipergunakan, dan diantara data tersebut adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari historis data laporan internal perusahaan yang berupa , hasil transaksi dari masing-masing kantor daerah ( KANDATEL ), nama, jenis dan hasil transaksi dari Collection Agent (CA). Data transaksi dari Collection Agent (CA) adalah merupakan hasil transaksi yang dilakukan pada sistem Point to Host (P2H) dan Host to Host (H2H). Adapun periode pengamatan datanya adalah periode amatan tahun 2005 dan 2006. Hasil analisis dimaksudkan untuk membuat keputusan pengelolaan Sistem Online Payment Point (SOPP) melalui perbandingan nilai kompensasi ( Collecting Fee ) dari PT Telkom ke mitra dengan apabila dilakukan pengelolaan sendiri oleh PT Telkom. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap kelayakan nilai kompensasi (Collecting Fee) dari aspek finansial dengan metode NPV dan ROI, dengan hasil analisis bahwa pola kompensasi (Collecting Fee) adalah merupakan metode yang lebih baik, dibandingkan apabila PT Telkom harus melakukan pengelolaan sendiri terhadap proses payment collection. Hasil analisis berikutnya dimaksudkan untuk mendapatkan jarak antara (range) terhadap besaran nilai kompensasi, dengan hasil analisis bahwa nilai kompensasi adalah dengan jarak antara ( range ) sebesar Rp.1.750,- sampai dengan Rp.3.290,- per sukses transaksi yang masih layak diberikan oleh PT Telkom kepada mitra Collection Agent ( CA ). Analisis lain berupa performansi pola transaksi pembayaran yang dilakukan pelanggan, dan ditemu kenali bahwa sistem pembayaran Point to Host (P2H) masih lebih diminati dibandingkan Host to Host (H2H), dan periode transaksi terbesar adalah antara tanggal 11 sampai dengan tanggal 20 setiap bulan. Kata kunci: biaya transaksi, Pola Kompensasi, Sistem Online Payment Point, performansi
Scoring technique is tool for analysis and evaluation strategy making. The principle is all of implemented Information Technology tools must support company strategic clearly. There are two kind of strategies that will make company beat their competitor, cost reduction and differentiation (Competitive Advantage Theory, Michael Porter). The implemented Information Technology supposes to be right in the company strategic framework, if can proof to reduce organization cost such as transaction and communication cost. Besides, it can make the company have something different with others (unique company). This research is analyzing compensation pattern of Online Payment Point System at PT. Telkom Division Regional II Jakarta. The observed data take in 2005 and 2006. One of observed data is secondary data which are gained from internal company history data; there were transaction result from each area (KANDATEL), name, kind and transaction result from Collection Agent (CA). CA transaction data is taken from point to point (P2P) and Host to Host (H2H) transaction system. The analysis result is aim to make a decision of Online Payment Point System, through the comparison between the compensation value (Collecting Fee) from PT Telkom to its partner, and manage by its own. Next, the proper of compensation value (Collecting Fee) is valued from financial aspect, with NPV and ROI method. And the result are the compensation method (Collecting Fee) is a better payment collection system than manage by own PT Telkom. The next result is for getting the range of compensation value, they are Rp. 1.700 until Rp. 3.290 per success transaction, which still proper given by PT Telkom to Collection Agent (CA) partner. Other analysis is a performance of costumer payment transaction pattern, which Point to Point (P2P) is preferred more than Host to Host (H2H) payment system. And the bigger transaction date period is between 11th until 20th from each month. Keywords: cost reduction, compensation pattern, Online Payment Point System, performance
Kata Kunci : biaya transaksi, Pola Kompensasi, Sistem Online Payment Point, performansi