Pengaruh pertumbuhan, daya pengungkitan finansial, dan ukuran perusahaan terhadap resiko sistematis saham
Sunardi (Adv. Dr. Suwardjono, M.Si), Dr. Suwardjono, M.Si
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pertumbuhan, daya pengungkitan finansial, dan ukuran perusahaan terhadap risiko sistematis saham. Proksi yang digunakan untuk rnengukur perturnbuhan adalah rasio nilai buku saham terhadap nilai pasamya, proksi yang digunakan untuk mengukur daya pengungkitan finansial adalah rasio total utang dengan total aset, dan proksi untuk ukuran perusahaan adalah logaritma total aset. Proksi untuk ketiga variabel independen ini merupakan angka rerata tahunan dari tahun 1992 sampai dengan tahun 1997.
Proksi untuk rasio sistematis saham adalah beta saham, yang merupakan koefisien hasil regresi runtun waktu dari return saham individual sebagai variabel dependen dan return pasar sebagai variabel indeJX:nden yang dalam pene1itian ini menggunakan indeks harga saharn gabungan. Dalam penelitian ini digunakan 60 data bulanan dari Januari 1992 sampai dengan Desernber 1996. Beta yang dihasilkan dikoreksi dengan rnoteda Vasicek. Sarnpel yang digunakan adalah 60 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta.
Dengan analisis regresi cross-section, penelitian ini rnernbuktikan bahwa ukuran perusahaan rnempunyai pengaruh positif terhadap risiko sistematis. Penelitian ini tidak berhasil membuktikan bahwa pertumbuhan dan daya pengungkitan finansial mempunyai pengaruh positif terhadap risiko sistematis.
This study aimed to test the effects of growth, financial leverage, and firm size on the systematic risk of stock. Book to market value of equity ratio of stock was used as a proxy to measure the growth, and the ratio of total debt to total asset was a proxy to measure financial leverage. A proxy for firm size was the total asset logarithm. The proxies for these three independent variables were annual average values from 1992 to 1997.
The proxy for systematic ratio of stock was beta, that is, the coefficient outcome of time series regression of individual stock return as dependent variable and market return as independent variable which, in this study, using combined share index. This study used 60 data from January to December 1996. The resulting beta was corrected using Vasicek method. The samples were 60 registered firms at Jakarta Stock Exchange.
Using the cross-section regression, this study could confirm that the firm size had positive effects on systematic ratio. However, this study failed to confirm that bTfowth and financial leverage had positive effects on the systematic ratio.
Kata Kunci : pertumbuhan, daya pengungkitan finansial, ukuran perusahaan, risiko sistematis, pengaruh