Laporkan Masalah

Analisis Diskriminasi Gender Pegawai Negeri Sipil Wanita dalam Jabatan Struktural Eselon pada Birokrasi Pemerintahan: studi di kantor kabupaten Sleman Yogyakarta

Sulistyawati, Dra. Diah Retno Wulandaru, M.B.A.

2007 | Skripsi | S1 Extention - Management

Tema perdebatan mengenai gender dan birokrasi pemerintahan sudah menjadi pokok kajian yang seakan tak pernah berujung. Fokus perhatian kajian birokrasi secara eksternal maupun internal lebih mengarah pada perbaikan dan peningkatan kinerja birokrasi, efisiensi dan keefektifan birokrasi yang lebih dikonsentrasikan pada perbaikan sistem secara formalitas. Perhatian ini kemudian lupa terhadap persoalan-persoalan substansial misalnya penataan keadilan dan kesetaraan gender di dalam birokrasi. Sejalan dengan itu rendahnya jumlah PNS wanita secara langsung berimplikasi pada sedikitnya pemegang jabatan struktural eselon oleh PNS wanita dan ini dapat dikatakan sebagai bentuk diskriminasi dalam jumlah atau kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya diskriminasi PNS wanita di dalam tubuh birokrasi. Penelitian ini bertumpu pada jenis kualitatif yang bersifat deskriptif-interpretatif. Semua data dikategorikan dan diklasifikasikan, diinterpretasi berdasarkan kemampuan data. Kemudian dianalisis dengan teknik Moser (kesetaraan, keadilan dan efisiensi), dan Longwe (kesejahteraan - bukan dalam arti materiil, akses, kesadaran perempuan dan partisipasi aktif). Jumlah responden 12 orang yaitu PNS laki-laki dan wanita yang memiliki eselon dan non eselon. Hasil dari penelitian mengintrepetasikan bahwa diskriminasi gender terhadap PNS wanita tetap saja berlangsung dalam birokrasi pemerintahan dengan terjadi peralihan wujud yang sangat evolutif yakni dari wujud diskriminasi kuantitatif menjadi diskriminasi kualitatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya diskriminasi terhadap PNS wanita dapat digolongkan ke dalam dua arena yaitu faktor internal meliputi kesiapan PNS wanita menerima posisi jabatan struktural eselon, dukungan keluarga, ketiadaan waktu, dan keadaan biologis wanita. Faktor eksternal meliputi pandangan dan perlakukan PNS laki-laki yang cenderung tidak memberikan ruang secara kualitatif bagi PNS wanita untuk berperan dalam dunia kerja, aturan main dan tugas pokok serta fungsi yang ditetapkan untuk pemegang jabatan struktural eselon juga tidak memberikan ruang bagi PNS wanita, serta kultur dan kebiasaan dalam masyarakat yang tidak mendukung. Keywords : Diskriminasi Pegawai Negeri Sipil Wanita Dalam Jabatan Struktural Eselon

Kata Kunci : Diskriminasi Gender; PNS; Jabatan Struktural Eselon; Birokrasi pemerintahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.