Laporkan Masalah

Analisis ekonomi pembangunan hutan kota; studi kasus: pengembangan hutan kota di lingkungan kampus UGM Yogyakarta

Sukmono, Antonius Haryo Tejo. (Adv.: Prof. Dr. Sukanto R., M.Com.), Prof. Dr. Sukanto R., M.Com.

2014 | Skripsi | S1 Economics

Sebab utama fungsi dan peranan lingkungan menurun adalah karena sifat yang melekat pada lingkungan alami itu sendiri telah menyebabkan manusia untuk mengeksploitasinya secara berlebihan sehingga menurunkan fungsi lingkungan tersebut. Beberapa sifat yang menonjol dan melekat pada lingkungan adalah (1 )Barang Publik, (2)Pemilikan Bersama atau milik Umum (common properly), (3)Adanya Ekstemalitas.

Lingkungan di DIY saat ini telah mengalami degradasi. Berkaitan dengan hal itu penghijauan kota dapat menjadi solusi pemecahan yang efektif untuk memperbaiki kualitas lingkungan di Yogyakarta. Lingkungan kampus UGM menjadi hal yang sangat relevan dengan penghijauan. Karena kampus UGM merupakan kampus terbesar di Y ogyakarta yang memiliki konsentrasi kepadatan jiwa yang cukup tinggi. Penghijauan di Kampus UGM diharapkan bisa menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi program penghijauan di DIY. Penghijauan di lingkungan kampus UGM dapat diterapkan dengan pengembangan hutan kota. Terdapat banyak pengertian tentang hutan kota, dalam penelitian ini pengertian hutan tidak terlalu ditekankan tetapi lebih ditekankan bagaimana lahan di lingkungan Kampus UGM dpat lebih banyak ditanami pepohonan. Lahan dengan luas kurang 10m2 pun bisa ditanami pohon.

Secara garis besar penelitian ini bertujuan (1) Menilai secara ekonorni khususnya dalam hal rnanfaat dan biaya yang dikeluarkan dalam rangka pengembangan hutan kota di lingkungan kampus UGM , (2) Melihat nilai sosial pengembangan hutan kota di lingkungan kampus UGM (3) Mengetahui bagaimana tanggapan publik tentang pengernbangan hutan kota di lingkungan kampus UGM dan ektemalitas dan pengernbangan hutan kota UGM . Banyak anggapan bahwa hutan kota mernpunyai nilai manfaaat ekonorni yang kecil dan lebih baik tidak perlu dikernbangkan. Dalam penelitian akan ditunjukkan nilai rnanfaat ekonorni, nilai sosial dan bagaimana tanggapan publik rnengenai pengernbangan hutan kota.

Dari tujuan di atas maka diharapkan terdapat beberapa kegunaan penelitian seperti berikut ini : (1) Menunjukkan pentingnya peranan hutan kota dalam rneningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, (2) Sebagai bahan masukan bagi kebijakan pernbangunan di wilayah karnpus UGM.

Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, data sekunder dan telaah pustaka. Data primer survey dan observasi lapangan. Hasil survey didapat dari responden yang berjumlah 128. 104 responden diambil data mahasiswa/dosen/karyawan Universitas Gadjah Mada. Responden tersebut diarnbil dalarn 5 bagian yaitu utara, barat, timur, se1atan, dan tengah. 24 responden diarnbil dari rnasyarakat yang berada di sekitar

kampus UGM, baik itu kawasan sekitar utara, barat, timur, se1atan .


Dari hasi pene1itian ini maka dapat disimpulkan : (1) Baik warga UGM dan masyarakat sekitar kampus UGM memberikan tanggapan positif terhadap pengembangan hutan kota, (2) Pengembangan hutan kota di lingkungan kampus UGM memberikan nilai sosia1 yang besar, (3) Pengembangan hutan kota di lingkungan kampus UGM memberikan manfaat yang 1ebih besar daripada biaya yang dikeluarkan, kegiatan ini semestinya dijalankan.

Saran yang dapat diketengahkan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan penelitian yang 1ebih akurat tentang pengembangan hutan kota dibutuhkan pengukuran yang lebih mendalam dan mencakup berbagai disiplin ilmu yang ada di UGM, perlunya penambahan jumlah pohon di 1ingkungan kampus UGM.

Kata Kunci : Ekonomi pembangunan, Hutan kota, Kampus UGM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.