ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL BERIJIN DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2003-2007
SUGIONO, Drs. Ibnu Subiyanto, M.Si
Pengangguran merupakan masalah yang harus dihadapi oleh semua daerah di Indonesia, tidak terkecuali Kapubaten Sleman. Di kabupaten Sleman sendiri tahun 2006 tingkat penganggurannya mencapai 50.290 orang, mencapai hampir setengah dari total pengagguran di propinsi DIY yang mencapai 117.024 orang. Banyaknya pengangguran akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi. Salah satu cara untuk mengurangi pengangguran adalah dengan mengembangkan industri kecil.
Penelitian ini membahas mengenai penyerapan tenaga kerja pada industri kecil berijin di Kabupaten Sleman dari tahun 2003 hingga 2007, yang dibatasi oleh faktor kapital dan upah. Penelitian menggunakan data panel, times series dari tahun 2003 hingga 2007 dan cross section terdiri dari industri pengolahan pangan; industri sandang dan kulit; industri kerajinan dan umum; industri kimia dan bahan bangunan; serta industri logam.
Unemployment is the problem for all regions in Indonesia, not exclude Sleman region. Sleman unemployment rate is 50.290 people in 2006, total unemployment rate in DIY is 117.024 people, so Sleman have unemployment rate almost half of total unemployment in DIY. High of unemployment can impact for economic growth. One ways to reduce unemployment is with small industry.
This research delivers discussion about labor absorb in legal small industry in Sleman region from year 2003 up to year 2007, is limitation by capital and wage factor. This research used panel data analyses, used times series from year 2003 up to year 2007 and cross section is food process industry; cloth and skin industry; craft and general industry; chemical and building equipment industry; and metal industry.
Kata Kunci : Pengangguran, Industri kecil berijin, Permintaan tenaga kerja, Data panel.