Penerapan Basel II dalam Manajemen Risiko Kredit: studi kasus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Sugiarto, Slamet, Erni Ekawati, Dr., M.B.A.
2007 | Tesis | S2 Magister ManagementStudi ini mempunyai tujuan untuk mempelajari Penerapan Basel II dalam Manajemen Risiko Kredit yang difokuskan tentang perhitungan penyisihan modal (Capital Charge) guna menyangga bila terjadi risiko kredit, dan ternyata perhitungan penyisihan modal pada Basel II lebih kompetitif bila dibandingkan dengan perhitungan menurut Basel I. Bagi Bank perhitungan penyisihan modal yang lebih kecil, akan membuat bank lebih maksimal untuk menginvestasikan modalnya ke sektor yang lain, guna meningkatkan keuntungannya. Penelitihan ini dilakukan di PT. Bank Rakyat Indonesia ( Persero) Tbk. berdasarkan studi pustaka, diskusi dengan pihak PT. BRI (Persero), Tbk khususnya divisi manajemen risiko dan dipadukan dengan teknik perhitungan Basel I dan Basel II dengan pendekatan perhitungannya seperti ; Standardized Approach, Foundation Internal Ratings Based Approach dan Advanced Internal Ratings Based Approach, dalam menghitung Capital Charge pada Kredit Mikro, Kredit Ritel, Kredit Menengah, Kredit Korporasi. Hasil studi ternyata untuk saat ini penerapan Basel II di Manajemen Kredit Bank BRI, untuk perhitungan Capital Charge masih menggunakan pendekatan Standardized Approach , sedangkan pendekatan Internal Rating Based Approach masih dalam tahap penyempurnaan, karena diperlukan adanya kesiapan, sumber daya manusia yang memadai, Informasi Tehnologi yang mendukung, serta keseragaman sumber data sebagai variable perhitungannya yang ditentukan oleh Bank Indonesia yang saat ini juga masih dalam taraf penyempurnaan.
This study is aimed at exploring the implementaion of Basel II in credit risk management and focused at the calculation of capital charge in order as a cushion of defaulted loan. The study has found the Basel II capital charge calculations are more competitive than that of on Basel I. Lower capital charge will enable bank to maximize its investments, provide more rooms for more invesment alternatives and increase its profitability. This research was conducted at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., based on literature studies, discussions with the bank, especially the Risk Management Division, combined with Basel I and Basel II calculation techniques such Standardized Approach, Foundation Internal Ratings Based Approach dan Advanced Internal Ratings Based Approach. The calculation techniques were used to calculate capital charge for micro, retail, middle and corporate loans. Through this study it was uncovered that, for the capital charge calculation, the bank uses the Basel II Standardized Approach while Intern al Rating Based Approach was still at very early stages and it required many more improvements on human resources, management information system, data standardizations and conformation as well as variables used in calculations. The similar situations on the same issue were also found at Bank Indonesia.
Kata Kunci : Manajemen Risiko; Kredit Bank; BRI; Basel II