Laporkan Masalah

Analisis transmisi informasi harga pada saham-saham listing ganda antara BEJ dan NYSE: periode Januari 2001 - Desember 2003

Sugianto, Ahmad (Adv. Dr. HM. Jogiyanto, MBA), Dr. HM. Jogiyanto, MBA


2013 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Perkembangan teknologi yang semakin maju telah menyebabkan meningkatnya internasionalisasi pasar modal yang mendorong pt:rusahaan untuk mendaftarkan (listing) sahamnya pada pasar modal luar negeri selain pasar modal dalam negeri. Tujuan utama yang melatarbelakangi listing ganda ini adalah menambah arus modal perusahaan sehingga pemenuhan kebutuhan dana dan produktivitas perusahaan juga meningkat.

Studi ini bertujuan untuk menguji arah dan kecepatan transmisi informasi harga serta pengaruh yang lebih besar diantara kedua pasar modal. Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua obyek penelitiaan, yaitu INOOSA T dan TELKOM karena kedua perusahaan tersebut yang telah listing ganda antara BEJ dan NYSE. Data yang digunakan berupa data perdagangan harian saham, IHSG, dan NYSE Composite Index selama tiga tahun yaitu sejak Januari 2000 - Desember 2003. Metode yang diterapkan menggunakan metode estimasi Seemingly Unrelated Regression (SUR) terhadap persamaan-persamaan (granger) yang dibentuk. Persamaan-persamaan tersebut mewakili pernyataan-pernyataan mengenai arah hubungan dari NYSE ke BEJ dan dari BEJ ke NYSE. Overlap wahu terjadi ketika mengidentifikasi intraday return dan overnight return di kedua pasar modal dan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadl akibat overlap waktu tersebut maka digunakan metode empat langkah variabel instrumental.

Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan. Terdapat hubungan dua arah antara emerging market dan developed market yang terjadi karena harga penutupan di suatu pasar modal secara umum terefleksi secara signifikan terhadap harga pembukaan di pasar modallainnya. Emerging market dan developed market masing¬masing saling memberikan respon terhadap harga yang sebelumnya terjadi diantara kedua pasar modal tersebut. Kecepatan transmisi informasi harga yang signifikan terjadi karena adanya perubahan harga penutupan yang saling direspon oleh emerging market dan developed market. Emerging market mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap developed market karena terdapat respon harga yang tidak sempuma dari NYSE ke BEJ, tetapi harga direspon sebaliknya dari BEJ ke NYSE. Penemuan-penemuan yang dihasilkan dalam penelitian ini memmjukkan bahwa sebenarnya perdagangan di kedua pasar modal tersebut telah terlaksana secara efektif dan setiap investor mempunyai kesempatan yang sama untuk memp~roleh informasi harga. Akan tetapi, keadaan ini terhambat dengan adanya ketidakstabilan ekonomi Indonesia sebagai akibat dari krisis yang berkepanjangan sehingga menyebabkan para investor menahan penanaman modalnya terhadap Indonesia.

The fast growing advancement in technology has contributed to increasing in capital market internationalization that encourages companies to list dually their stocks in both emerging market and developed market. The main purpose reasoning these dually-listed stocks is to add up companies' cash flow so that they can increase their productivity and financial ability.

This study aims at examining the direction and velo;;ity of pricing information transmission and bigger impact in both capital markets. The examinations are using two research objects, they are INDOSA 1 and TELKOM because those companies which currently have listed dually both emerging market (BEJ) and developed market (NYSE). The data using in this research are daily trading stocks, IHSG, and NYSE Composite Index during three years since January 2000 - December 2003. Seemingly Unrelated Regression (SUR) is used as estimation method to grangers which are applied. Grangers represent the statements of direction causality from NYSE to BEJ and BEJ to NYSE. Tim~ overlapping is risen while identifying intraday return and overnight return between two markets then four-step instrumental variable method is used to overcome the problems which might be risen.

The research conducted has yielded some findings. There are two directional causalities between emerging market and developed market which happen because the closing price in one market significantly reflected in general to the opening price in other market where the previous price is responded in those market. Transmission of pricing information has significant movement due to the changes in closing price responded one another by both market. Emerging market has greater influence to developed market because of imperfectly price responding from NYSE to BEJ but the price is responding differently on the contrary. The findings indicate that the trading between two markets is actually effectively done and investors in both markets have the equal opportunity to use the pricing information. Unfortunately, this condition is obstructed by the instability of Indonesian economy due to the crisis for a long time which cause many investors hold their investments to Indonesia.

Kata Kunci : Developed Market, Emerging Market, Granger, Intraday Return, Overnight Return, Seeming Unrelated Regression, Slope Coefficient , Seeming Unrelated Regression, Emerging Market, Developed Market, Overnight Return, Intraday Return, Granger, Koefisien Slope


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.