Laporkan Masalah

Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Perkembangan dan Pemanfaatan Standar Akuntansi Keuangan

Sudrajat ( Pembimbing:Dr.Indra Wijaya Kusuma,MBA.,Akt ), Dr.Indra Wijaya Kusuma,MBA.,Akt

2001 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Akuntansi merupakan suatu kegiatan jasa. Fungsinya untuk menyediakan data kuantitatif yang bersifat keuangan atas suatu entitas ekonomi yang hasilnya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi sehubungan dengan berbagai alternatif pilihan. Dalam mengolah data transaksi menjadi informasi yang berguna bagi pihak yang berkepentingan, seorang akuntan harus mengetahui aturan-aturan yang dikeluarkan oleh badan yang berwenang. Aturan-aturan tersebut adalah Standar Akuntansi yang merupakan bagian dari Prinsip Akuntansi yang Berterima Umum



(Generally Accepted Accounting Principles). Di Indonesia aturan-aturan tersebut dikenal dengan istilah Standar Akuntansi Keuangan. Dalam perkembangannya, Standar Akuntansi Keuangan mengalami penyesuaian, harmonisasi bahkan perubahan secara fundamental. Dalam mempelajari bidang akuntansi keuangan maupun teori akuntansi, mahasiswa akuntansi tentunya telah mempelajari atau memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan sebagai suatu referensi yang cukup



penting disamping referensi pokok pada bidang akuntansi keuangan maupun teori akuntansi. Dengan demikian disamping mengetahui isi Standar Akuntansi Keuangan sebagai acuan dalam memperlakukan suatu transaksi dan melaporkan informasi keuangan, mahasiswa akuntansi juga mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan sebagai pengetahuan yang penting dalam mengetahui latar belakang dan saat terjadinya perkembangan Standar Akuntansi Keuangan.



Penelitian ini memiliki empat tujuan. Pertama, untuk mengetahui apakah mahasiswa akuntansi mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan.Kedua, apakah mahasiswa akuntansi memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan dalam proses mempelajari bidang akuntansi keuangan dan teori akuntansi. Ketiga,Apakah terdapat perbedaan persepsi diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dengan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan. Keempat, apakah terdapat perbedaan



diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dengan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan.Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, peneliti menguji empat hipotesis dalam penelitian ini. Pertama, mahasiswa akuntansi mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan. Kedua, mahasiswa akuntansi memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan dalam proses mempelajari bidang akuntansi keuangan dan teori akuntansi. Ketiga, tidak terdapat perbedaan diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dengan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam mengetahui



perkembangan Standar Akuntansi Keuangan. Keempat, tidak terdapat perbedaan diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dengan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan dalam proses mempelajari bidang akuntansi keuangan dan teori akuntansi. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan media angket pertanyaan (kuisioner) yang disebarkan kepada responden mahasiswa akuntansi



perguruan tinggi negeri dan mahasiswa akuntansi di beberapa perguruan tinggi swasta di wilayah DIY yang telah menempuh mata kuliah akuntansi keuangan (Pengantar, Menengah dan Lanjutan) serta Teori Akuntansi. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah Uji Mean, Uji Proporsi, Uji Beda dua Mean dan Uji Beda dua Proporsi. Sebelum pengujian



hipotesis dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pengujian atas kualitas data Pengujian kualitas data meliputi Uji Validitas dengan menggunakan metode Product Moment Karl Pearson, Uji Reliabilitas dengan menggunakan metode Cronbach's Alpha dan Uji Normalitas dengan menggunakan metode Kolmogorov Smimov. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ho pada hipotesis I, II dan III diterima. Sedangkan Ho pada hipotesis IV ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa akuntansi mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan, mahasiswa akuntansi memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan dalam proses mempelajari bidang akuntansi keuangan dan teori akuntansi, tidak terdapat perbedaan diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dengan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam mengetahui perkembangan Standar Akuntansi Keuangan dan terdapat perbedaan diantara mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri dan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta dalam memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan dimana tingkat pemanfaatan Standar Akuntansi Keuangan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi swasta lebih baik daripada pemanfaatan Standar Akuntansi Keuangan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi negeri. Kesimpulan atas hasil pengujian tambahan terdiri dari tiga bagian. Pertama, sistem pendidikan akuntansi yang ada belum memenuhi kebutuhan dunia kerja. Alasan yang mendasarinya adalah kurangnya jaringan perguruan tinggi dengan dunia kerja (perusahaan), kurangnya fasilitas yang



menunjang proses pendidikan, kurikulum yang belum memenuhi kebutuhan dunia kerja dan kurangnya staf pengajar yang profesional. Kedua, peranan lAl sebagai organisasi profesi akuntan telah dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa akuntansi. Ketiga, perkembangan baru yang dipublikasi oleh IAI tidak selalu dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa akuntansi. Alasan yang mendasarinya adalah mahasiswa enggan untuk mengikuti perkembangan yang dipublikasi oleh IAI sulitnya mengakses perkembangan baru IAI dan pihak perguruan tinggi kurang mengikuti perkembangan IAI.

Kata Kunci : SAK,standar akuntansi,persepsi mahasiswa akuntansi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.