Preferensi Investor Terhadap Dividen di Bursa EFEK Jakarta
Suasono Terbit (Pembimbing): Dr. H. Mas'ud Machfoedz, MBA., Dr. H. Mas'ud Machfoedz, MBA.
INTISARI
Perusahaan dalam menentukan pembayaran dividen harus memperhatikan preferensi investor. Apakah dengan dividen itu
akan menyenangkan investor atau tidak. Bila pembayaran dividen itu tepat maka akan disukai investor dan selanjutnya akan berdampak kenaikan harga saham. Pada kesempatan ini peneliti mengadakan penelitian mengenai bagaimana preferensi investor terhadap dividen di Bursa Efek Jakarta. Penelitian inibertujuanuntukmengetahui secara empiris (1) keadaan hubungan antara return saham dengan DPR di Bursa Efek Jakarta, (2) keadan perbedaan return saham bagi perusahaan yang membayar dividen dengan DPR tinggi dan perusahaan yang membayar dividen dengan DPR rendah, (3) keadaan hubungan antara return saham dengan fraksi pemilikan saham oleh publik, (4) keadaan perbedaan return saham untuk perusahaan yang membayar dividen dengan DPR tinggi yang memiliki fraksi pemilikan saham oleh publik besar dengan yang memiliki fraksi pemilikan oleh public kecil. Populasi penelitian ini ialah semua perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta pada tahun 1995. Sampel diambil dengan teknik proposive sampling dan diperoleh jumlah 128 perusahaan. Metode statistik yang digunakan ialah Regresi Tunggal untuk melihat adanya suatu hubungan antara dua variabel dan uji beda rata-rata untuk melihat perbedaan dari dua kelompok sampel. Kesimpulandaripenelitianiniadalah (1) Tidak ada hubungan yang signifikan antara DPR dengan return saham, (2) Tidak ada perbedaan return saham yang signifikan antara perusahaan yang
membayar dividen dengan DPR tinggi dan perusahaan yang membayar dividen dengan DPR rendah, (3) Tidak ada hubungan yang signifikan antara fraksi pemilikan saham oleh publik dengan return saham, (4) Tidak ada perbedaan return saham yang signifikan bagi perusahaan yang membayar dividen dengan DPR tinggi, antara perusahaan yang memiliki fraksi pemilikan saham oleh publik besar dan perusahaan yang memiliki fraksi pemilikan saham oleh publik kecil, (5) Investor di BEJ tidak lebih menyukai perusahaan yang membayar dividen dengan DPR tinggi. Tidak ada perbedaan preferensi investor terhadap dividen di Bursa Efek Jakarata. Dengan temuan ini para manajer perusahaan dapat agak leluasa dalam menentukan berapa besar DPR dari laba yang diperoleh. Karena tidak ada preferensi investor terhadap dividen, maka perusahaan tidak akan terpengaruh atas besarnya dividen yang dibayarkan, sehingga perusahaan dapat memperhatikan kepentingan pembelanjaan perusahaan atau aspek keuangan lain yang dirasa lebih penting. Penelitian lebih lanjut yang mengeliminir keterbatasan keterbatasan yang ada, perludilakukanuntukmengujidenganlebih teliti mengenai preferensi investor di Bursa Efek Jakarta terhadap dividen.
ABSTRACT
In determining dividend payment, a company should consider the investor preference. It is the case, whether the dividend payment will please the investor or not. An investor will be likely to pay a precise dividend payment and it will increase share price. At present, the researcher observes the investor preference toward dividend in Jakarta Stock Exchange (BEJ). The aims of this study will be to know empirically, (1) The relationship between share return and DPR (dividend payout ratio) in BEJ, (2) The share return differences of the company
for paying dividend with a high DPR and those with low DPR, (3) The ralationship between share return and share-owning fraction for public, and (4) The differences of share return for company paying dividend with a high DPR in which the share-owning fraction for public is high and for those in which the share-owning fraction for public is low. The population of this research is all companies involved in BEJ in 1995. Purposive sampling technic is used in collecting the sample, and there are 128 companies to be observed. Statistical method used in examining the existence of the two variables relation is single regression, while mean difference test is'used in finding the two sample distinctions. The conclusions of this study are (1) There is no significant relationship between DPR and share return, (2) There is no share return differences between the company which is paying dividend with a high DPR and those with low DPR, (3) There is no significant relationship between the share-owning fraction for public and share return, (4) There is no significant share return differences of the company for paying dividend with a high DPR which has high share-owning fraction for public and those which has low share-owning fraction for public, and (5) Investors in BEJ do not like more the company for paying dividend with a high DPR. There is no investor preference differences toward dividend in BEJ. With these findings, the manager of the company will be flexible to determine the DPR rate from the profit. Since there is no investor preference toward dividend, dividend rate does not influence the company, so it will be better for the company to consider its expenses or another important financial aspect. The next studies which eliminate some inadequacies are very expected in order to test more precisely the investor preference in BEJ toward dividend.
Kata Kunci : Tujuan Pembagian Dividen