Laporkan Masalah

Pengaruh Sikap terhadap Billboard pada Keinginan Menciptakan Billboard Zoning

Suandi, Paramitha Gama, Dr. BM. Purwanto, M.B.A.

2008 | Skripsi | S1 Management

Perkembangan dalam segi jumlah serta ukuran billboard membawa dampak negatif bagi lingkungan. Kritik seputar billboard mulai bermunculan, di antaranya adalah ukuran billboard yang terlalu besar, bahaya billboard saat ada bencana seperti angin topan, dan penempatan billboard yang sudah tidak memperhatikan estetika kota. Untuk menjaga keindahan kota, beberapa daerah di Amerika Serikat membagi daerahnya menjadi daerah bebas billboard dan daerah billboard (billboard zoning). Pengurangan jumlah billboard atau bahkan penghilangan billboard di daerah tertentu pada dasarnya dapat dengan mudah dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan tertentu yang berada di tangan pemerintah dengan catatan hal ini merupakan keinginan masyarakat setempat. Sikap terhadap billboard mempengaruhi keinginan untuk menciptakan billboard zoning. Ketika seseorang memiliki sikap yang negatif (unfavorable) terhadap billboard, maka orang tersebut cenderung akan menginginkan penciptaan billboard zoning. Sampel dalam penelitian ini adalah 90 orang penduduk di Yogyakarta yang mengerti dan pernah melihat billboard. Metode sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan teknik pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana (simple regression) dengan menggunakan SPSS 12 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menginginkan adanya billboard zoning. Responden yang menginginkan penciptaan billboard zoning cenderung memiliki sikap yang negatif (unfavorable) terhadap billboard. Kata kunci: Billboard, iklan, teori sikap

The growth of billboard in terms of quantity and size triggers negative impacts towards the environment. Critics of billboards argue that the problem lies in the excessive size, the danger inflicted in the event of natural disasters such as tornados, and the placement which neglects aesthetic factors of the city. To conserve aesthetic, several cities in the United States divide their vicinity into billboard-free areas and billboard areas (billboard zoning). Reducing the quantity or totally banning the presence of billboard can be easily executed through government policies provided that it is aligned with the local residents' aspiration because billboards are the use of public property. Attitude towards billboards affects the willingness to establish billboard zoning. When an individual possess an unfavorable attitude towards billboard, it is more likely for the individual to advocate establishing billboard zoning. The sample in this research is 90 residents of Yogyakarta who have been aware and have seen billboards. Convenience sampling with primary data collection technique using questionnaire is incorporated. Data analysis is conducted through simple linear regression by SPSS 12 for Windows. The result of this research shows that the majority of respondents want to establish billboard zoning. These respondents are more likely to possess unfavorable attitude towards billboard. Keyword: Billboard, advertising, attitude

Kata Kunci : Sikap Konsumen; Billboard Zoning; pemasaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.