Laporkan Masalah

Identifikasi Sektor basis di kabupaten Daerah Tingkat II Indragiri Hulu Propinsi Riau

"STAFI'l AL AMIN (Pembimbing): Dr. Budiono Sri Handoko, MA., Dr. Budiono Sri Handoko, MA.

2016 | Tesis | S2 MEP



INTIBARI

Identifikasi sektor basis bertujuan untuk mengetahui sektor-sektor pembangunan yang menjadi sektor basis bagi perekonomian Kabupaten Indragiri Hulu. Dengan demikian, diharapkan upaya pengembangannya dapat menjadi lebih terarah. Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian daerah, sehingga ketertinggalan daerah ini dari daerah lainnya yang ada di Propinsi Riau

dapat dikurangi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, seperti data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Indragiri Hulu dan Propinsi Riau tanpa migas, baik atas harga konstan 1983 untuk periode penelitian 1983 - 1993, maupun atas harga konstan 1993 untuk periods penelitian 1993 - 1994 yang bertujuan untuk melihat hingga sub sektor, data jumlah penduduk, dan jarak antar daerah yang diperoleh dari Dinas/Instansi terkait. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Location Quotient (LQ) yang berguna untuk mengidentifikasi sektor basis daerah ini, analisis Shift- Share yang berguna untuk mendukung hash dari analisis Location Quotient sehingga mendapatkan prioritas untuk dikembangkan, Berta Interaksi Keruangan dengan menggunakan Model Gravitasi yang berguna untuk melihat tujuan daerah pemasaran. Hasil analisis Location Quotient menunjukkan bahwa yang menjadi sektor basis di Kabupaten Indragiri Hulu selama periode penelitian adalah sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, bangunan, sewa rumah, pemerintahan dan pertahanan, Berta sektor jasa-jasa. Sektor-sektor tersebut merupakan sektor yang mendapatkan prioritas untuk dikembangkan, karena sektor-sektor terdebut mempunyai keunggulan kompetitif yang diperoleh dari hasil analisis Shift-Share. Hasil analisis Interaksi Keruangan dengan menggunakan Model Gravitasi menunjukkan bahwa ke Pekanbaru adalah pilihan pertama dari empat tujuan utama daerah pemasaran untuk hash produksi sub sektor basis Kabupaten Indragiri Hulu, prioritas kedua ke Jambi, ketiga ke Padang dan terakhir ke Medan.

ABSTRACT

The purpose of investigating basic sectors is to identify development sectors as a basis of economy in Indragiri Hulu Regency, so it is expected that development effort will be more focused. Through this observation more information will become available as basis to develop the economy of this area, so that it can close the gap with the development of other regions in the Riau Province. Data used in this study are secondary data on major economic activities, such as Gross Domestic Regional Product, population, and internodal distances. Data on sectoral distribution of Non-oil Gross Domestic Regional Product at constant price are used here, since oil production is so dominant in Riau Province, but most of it's value added is transferred to the national and international economies. It's value added is excluded in the calculation of Location Quotient and Shift-Share coefficient to show the real economic activities in the region. In addition to Location Quotient and Shift-Share, Gravity Analysis is also applied to analysis the potential of Indragiri Hulu Regency economic base. The result of Location Quotient calculations show that sectors which become the basic sector in Indragiri Hulu Regency during this study period are agricultural sector, mining and quarrying, building construction, house renting, governmental and defense, and services sectors. Those sectors are given priority to be developed, because they have competitive superiority from the result of Shift-Share analysis. The results of Internodal Interaction Analysis which used Gravity Model show that Pekanbaru is the first choice as the node from the four main marketing areas for the product of basic sub sectors in Indragiri Hulu Regency. The second priority is Jambi, the third is Padang and Medan is the last.

Kata Kunci : Konsep Dasar Daerah, Teori Pembangunan Regional, Teori Basis Ekonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.