PENGARUH PENGALAMAN AKUNTAN PEMERIKSA TERHADAP PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN INTUISINYA MENGENAI KEKELIRUAN
Sri Sularso (adv. Dr. Ainun Na'im, MBA), Dr. Ainun Na'im, MBA
Pengungkapan kelebihan pengetahuan khusus akuntan pemeriksa berpengalaman dibanding akuntan tak berpengalaman (mahasiswa) berupa pengetahuan jenis kekeliruan tak lazim seperti yang dilakukan oleh Tubbs (1992) masih jarang. Sayangnya penelitian ini diduga mengandung kelemahan selection bias karena tidak mempertimbangkan faktor minat mahasiswa untuk menjadi akuntan pemeriksa. Penelitian ini mencoba memasukan
faktor minat tersebut sebagai kovariat dalam pembandingan pengetahuan kekeliruan di antara akuntan pemeriksa yang berbeda tahun pengalamannya. Selain itu, penelitian ini
mencoba mengungkapkan penggunaan intuisi akuntan pemeriksa yang belum pernah dilakukan penelitian sebelumnya.
Melalui metode unconstrained free recall untuk menyebutkan dan mengidentifikasi kekeliruan, 35 akuntan pemeriksa berpengalaman dan 35 mahasiswa telah digunakan untuk meneliti perbedaan jumlah pengetahuan dan penggunaan
intuisinya. Temuan menunjukan tidak ada perbedaan jumlah pengetahuan mengenai jumlah jenis kekeliruan, ketelitian pengetahlian, dan pengetahuan jenis kekeliruan tak lazim antara yang dimiliki akuntan pemeriksa berpengalaman dengan yang dimiliki mahasiswa. Perbedaan penggunaan intuisi tidak bisa diketahui karena tidak sahih dan
andalnya instrumen pengumpulan data.
Exploring superiority of experienced auditor's specific knowledge about atypical errors and irregularities than that of inexperienced auditor's ( student's) as studied by
Tubbs (1992) is still scarcely done. Unfortunately, these studies have possible selection bias limitation, because they did not recognize student's intention to be auditor as a determinant. This experiment attempts to incorporate that intention factor as a covariate for comparing auditor's knowledge about errors and irregularities between auditors with difference in years of audit experience. In addition, this study attempts to uncover
auditor's use of intuition that have not been investigated before. To study the differences auditor's amount of knowledge and using of intuition, 35 experienced auditors and 35 students are recruited to take part in using unconstrained free recall method to list errors and irregularities. The results indicate that there are no
differences between experienced auditors and students with respect to their amount of knowledge about the number of different types of errors and irregularities, the accuracy
of knowledge, and the knowledge of atypical errors and irregularities. Because of invalidity and unreliability of instrument to collecting the data, use of intuition
differences could not be explained.
Kata Kunci : Pengalaman, Keahlian, Pengetahuan, Intuisi